Wednesday, July 18, 2018

MUJU AVENUE Menyajikan Menu Sehat di Artha Gading Mall

Jadi ceritanya, pada tanggal 10 Juni 2018 alias 5 hari menjelang 1 Syawal 1439 H saya hendak berbuka puasa seorang diri. Diantar oleh Babang Gojek saya tiba di Artha Gading Mall beberapa menit sebelum waktu Maghrib. Beuh, karena sudah liburan dan ART pada mudik ke kampung halamannya, yang namanya segala tempat makan di mall ini sudah ruaaamaaii para pengunjung yang menempati meja dan kursi masing-masing tempat. Ada yang kosong, tapi sudah tertuliskan “reserved”. Banyak pengunjung yang datang beramai-ramai belum kedapatan tempat. Saya yang sedang sebatang kara saja nggak kebagian tempat, bagaimana mereka yang datang beramai-ramai tanpa booking?

Satu sudut di Muju Avenue (Dok. balqis57)

Saya mencoba kembali menuju satu tempat makan yang saat tiba saya lewati. Sebenarnya saya sudah berniat untuk makan di tempat ini sejak Ibu saya masih ada di dunia ini. Tetapi karena makanan dan minuman yang dijual disini tidak terlalu mainstream untuk orang pada umumnya, jadi saya belum ada kesempatan untuk membeli makanan/minuman disini. Nah, benar dugaan saya, sesampai di tempat ini ternyata masih ada beberapa meja dan kursi kosong. Resto-nya cozy deh, instagramable. Ada meja sofa di pojokan dengan lukisan tumbuhan di dindingnya. Di satu sisi tembok berlukisan pemandangan kota. Kontras antara alami dan perkotaan, namun terlihat selaras.
Muju Avenue, akhirnya saya masuk dan menempati salah satu meja kursi di dalamnya. Memang yang berada di sana terlihat hanya berdua-bertiga atau seorang diri seperti saya saat itu. Jadi saya semakin percaya diri-lah, gak kayak anak kehilangan Ibu-nya. Hhmmm, walaupun pada kenyataannya saya memang baru 4,5 bulan kehilangan Ibu. Al Fatihah dan aneka untaian doa terangkai untuk ortu ketika saya menunggu Maghrib dan pesanan datang.

Dok. @balqis57

Oh ya, kali ini saya memesan : Misua Chicken Noodle , Body Quencer (Air Kelapa Muda, Chia Seed dan Lemon) beserta Mineral Water (Yang dihantar adalah Alkaline Water ber-Ph 8+ merk Pristine) . Ternyata saya masih mendapat hidangan buka puasa, Bubur Kacang Hijau mini yang diberikan secara free alias tanpa tambahan pembayaran.
Aneka makanan yang tersaji di MUJU AVENUE memang dibuat sesehat mungkin. Macam konsep ‘eat clean’ gitu kali yaaa... Saya pribadi sih merasa oke banget bisa makan di konsep “healthy food” seperti ini. Secara saya juga orang yang tidak menyukai sayur dan buah setiap hari-nya, jadi alangkah baiknya saya makan di tempat makan yang berkonsep seperti ini. Memang saat ini belum banyak tempat makan yang menyajikan makanan dan minuman berkonsep “healthy food”. Muju Avenue saja belum membuka cabang di tempat lain. Saya juga belum sempat mencicipi “bowl smoothies” yang mereka tawarkan. Next kunjungan saya akan memesan berbagai smoothies tersebut!
Misua Chicken Noodle @ Rp 30.000 ,-
Body Quencher  @ Rp 38.000 ,-
Pristine  @ Rp 10.000 ,-
Plus Service charge and PPN total yang harus saya bayarkan adalah : Rp 90.100 ,- (Bayar menggunakan kartu debet yang sedang saya bawa)

MUJU AVENUE (Eat * Share ** Live)
Mall Artha Gading GF - BT #017 - 018
Jakarta Utara
Instagram : @muju.avenue

Saturday, April 28, 2018

Cook & Snap Class Memperingati Hari Kartini di Best Western Premier The Hive

Digital People Bloggercrony Peserta The Hive Cook & Snap (Dok. Bloggercrony Squad)
Bulan April identik dengan hari Kartini. Bulannya para wanita Indonesia. Pikiran saya melayang ke  masa  TK - SD – SMP , saat itu kami aktif merayakan hari Kartini dengan berbagai lomba – khususnya mengenakan pakaian traditional Indonesia (khususnya kebaya bagi kaum wanita), kompetisi menulis dan musik (paduan suara dan memainkan alat musik ringan). Ah betapa saya merindukan masa itu, dimana Ibu yang terampil mendandani kami pagi hari dengan sumringahnya menyambut kami yang telah mengukir prestasi dengan kemenangan dalam berbagai lomba yang kami ikuti.
Ibu saya memang terampil dalam bidang ‘ngadi saliro dan ngadi busono’. Itulah kesan yang terpatri di pikiran saya sejak kecil. Tidak seperti kebanyakan wanita lainnya di Indonesia yang terampil memasak, Ibu justru jarang memasakkan kami anak-anaknya walaupun beliau pernah beberapa kali mengikuti cooking class di luar negeri. Kami lebih sering diajak makan di hotel dan restaurant oleh orang tua daripada di masakin...hehehe...ups tetapi kami tetap wajib makan bersama  keluarga dalam satu meja setiap hari loh!

Menyambut hari Kartini tahun 2018 saya mendapat kesempatan mengikuti The Hive Cook & Snap Class yang di selenggarakan di Cenara Meeting Room lantai 3 The Hive Premier Best Western Hotel Jakarta Timur. Kolaborasi keterampilan memasak dan fotografi dilakukan oleh The Hive Premier Best Western dan Wanita Indonesia, disponsori oleh Traveloka dan TOZA Juice serta mengundang blogger dari Bloggercrony Community. Dresscode ‘kebaya dipadukan jeans’ , tema dan tempat acara mampu membuat saya yakin untuk hadir dalam acara ini dibandingkan acara lainnya yang diselenggarakan di waktu yang sama . Keluarga saya adalah pecinta batik, kain khas traditional Indonesia dan kebaya sehingga saya tidak kesulitan dalam mendapatkan kebaya. Sulitnya justru memilihnya, dalam hari saya berkata ”Pakai yang mana yach supaya  nggak terkesan kondangan atau karnaval zaman TK – SD?Hehehe....”
Bertepatan dengan hari Kartini, Sabtu 21 April 2018 pukul 10.00 saya telah tiba di lokasi acara. Ruangan telah dipenuhi oleh mayoritas wanita Indonesia. Diantara wanita Indonesia yang telah duduk manis sumringah itu terlihat beberapa pria sebagai peserta. Semua antusias ingin menambah ilmu memasak dan memotret. Semangat belajar RA Kartini menitis ke seluruh wanita Indonesia yang hadir di Cenara Meeting Room pagi itu. Wanita Indonesia masa kini memang harus lebih pintar dan menggali berbagai ilmu baru – tanpa mengenal usia. Selama masih berada di dunia, mari kita terus belajar berbagai ilmu yang bermanfaat bagi kehidupan ini. Dahulu jika selesai memasak maka akan langsung disantap oleh keluarga, tetapi Kartini masa kini begitu selesai memasak maka lebih senang memotretnya dengan smartphone dan sharing foto tersebut di media social...hahaha...Pamer?? Bukanlah! Khan justru berbagi resep menu baru, atau siapa tahu ada rezeki baru alias akan ada yang memesan masakan kita. So kenapa nggak? Seperti yang dikatakan oleh Senior Promotion Tabloid Indonesia, Reynaldo Eka Putra pada kata sambutannya bahwa,”Kartini masa kini bukan hanya bekerja tetapi juga bisa memasak dan melek digital.”
Peserta Mempraktekkan Ilmu Yang Baru Diberikan (Dok.Instagram tabloid_wi)

Wednesday, January 10, 2018

Beatrice Quarters Aeon Mall JGC Bersama Kerabat

Makan siang di Beatrice Quarters Aeon Mall JGC Cakung . Sebelum naik J - Sky Ferris Wheel di Aeon Mall Jakarta Garden City Cakung Jakarta Timur, kami terlebih dahulu makan siang. Pilihan untuk kami makan siang hari itu (9 Desember 2017) adalah Beatrice Quarters, setelah Qian’s Mom melihat-lihat menu yang tersedia di depan pintu masuk tempat makan ini serta memastikan bahwa disini tidak menyediakan menu yang mengandung pork dan turunannya. Secara saya belum melihat label halal MUI di Beatrice Quarters saat itu.
Menurut kakak saya yang pernah ke BQ Gading Walk Mall Kelapa Gading Jakarta Utara, menu makanan BQ Aeon Mall JGC ada yang berbeda dengan yang di MKG . Jika di Aeon Mall JGC  menu-nya lebih condong ke Japanesse Style.
Begitu duduk di tempatnya, pandangan mata saya langsung tertuju ke mini board yang terdapat di atas meja, dan saya memutuskan untuk memilih menu tersebut sebagai makanan makan siang saya kali ini, yakni : 

Tokio Goulash (Dok. Instagram : @balqis57)
Seafood Tokio Goulash @ Rp 69k  + tax
Pada daftar menunya tercantum "A perfect infuse of Japanese aromatic curry in European traditional stew, served with garlic rice toped with pooched egg and youghurt. Truly a dish to remember!"
Cara makannya?
Step 1 : Break the yolk
Step 2 : Mix the yolk youghurt and rice with the sauce
Goulash (bahasa Hongaria: gulyás [ˈɡujaːʃ]) adalah rebusan daging dan sayur - sayuran yang ditambahkan dengan paprika dan bumbu-bumbu lainnya. Makanan ini berasal dari Kerajaan Hongaria pada abad pertengahan dan kini merupakan makanan yang populer di Eropa Tengah.

Sunday, October 22, 2017

Nasi Tunjuk, Kantin Nasi Sehat di Pancoran Jakarta

Nama brand yang dipasang oleh pemiliknya adalah "Nasi Tunjuk" . Berbentuk teras rumah tempat makan ini menyasar pekerja kantoran disekitar Pasar Minggu, Pancoran, Kalibata, Duren Tiga dan sekitarnya.
Beroperasi baru dimulai 2017, saya mengetahui informasinya dari account Instagram Nasi.Nasian. Apa pula tuh Nasi.Nasian???


Begini loh ceritanya, thn 2014 saya mengetahui keberadaan TRF Catering yang menawarkan berbagai makanan sehat dan diet namun kaya akan variasi menu. Saya nggak suka diet, tapi sangat tertarik dengan pola makan Clean Eating. Pengen banget langganan, sayangnya jadwal kegiatan saya tidak stabil dan banyak mobile. Biaya pengiriman juga lumayan tinggi. Di satu waktu TRF membuka gerai-nya di Plaza Senayan. Inilah kesempatan saya menjajal Almond Milk, Cold Pressed Juice dan Quiche Cheese Spinach yang dijual di gerai tersebut. Memang disana lebih mengedepankan cake serta snack manis lainnya. Sedangkan saya tidak terlalu menyukai makanan manis. Saya khan udah maniiiis loooh, jd gak perlu banyak pemanis...hihihi

Tuesday, August 8, 2017

Keeksotisan Makanan Thailand

Tanpa mengurangi rasa hormat dan kebanggaan saya terhadap kuliner Indonesia, saya berani mengatakan bahwa makanan Thailand adalah makanan terlezat di dunia. Dari satu sisi Indonesia memiliki keberagaman wisata dan kuliner yang melimpah, di sisi lain makanan terlezat di dunia adalah Rendang asal Sumatera Barat Indonesia. Tetapi keeksotisan serta kelezatan wisata dan kuliner Thailand lebih tergarap dan terekspos dengan sangat baik dikarenakan pemerintahannya yang sangat serius mendukung hal tersebut sehingga dari 10 makanan terlezat di dunia Thailand memasukkan 3 menu makanannya. Sedangkan Indonesia??? Dari sekian ribu atau bahkan jutaan menu aslinya kok ya hanya 1-2 yang masuk sebagai makanan terlezat di dunia?  

Saya masih menyimpan bill dari The Thai Village Restaurant Remeura Auckland NZ yang ditulisnya menggunakan aksara Thailand (Dok.Pribadi)