Showing posts with label event. Show all posts
Showing posts with label event. Show all posts

Wednesday, July 24, 2019

Menjadi Vegan Di IVS 7 Days Vegan Challenge Festival Vegan Indonesia 2019


Penerima Pin Penghargaan #IVSDaysVeganChallenge
Alhamdulillah akhirnya saya berhasil memenuhi "IVS 7 Days Vegan Challenge" , yang kami lakukan  serentak tanggal 12 - 18 July 2019. Dengan begitu saya  berhasil juga berdonasi Rp 350.000 ,- untuk anak-anak gizi buruk dalam program IVS - VSI Charity


#IVS7DaysVeganChallenge merupakan bagian dari penyelenggaraan Festival Vegan 2019 yang puncak acaranya diselenggarakan di Atrium Mall Taman Anggrek pada tanggal 19 – 21 July 2019. Pada hari ke-2  Festival Vegan Indonesia 2019 (Sabtu, 20/07/2019) diselenggarakan penganugerahan pin penghargaan bagi peserta yang berhasil melakukan vegan selama 7 hari berturut-turut. Dalam session " #ivs7daysveganchallenge and Talkshow " kami diundang ke stage untuk diberikan pin penghargaan oleh Dr.Drs.Susianto,MKM (Doktor Gizi Kesehatan Masyarakat UI , Pendiri & Presiden World Vegan Organization (WVO) , Sekjen Indonesia Vegetarian Society (IVS) , Presiden Vegan Society of Indonesia dan Ketua Yayasan Tempe International) .
Bahagia rasanya dapat berhasil menjadi vegan dalam 7 hari. Manfaatnya sudah terasa loh untuk saya yang sebenarnya nyaris tidak memiliki masalah serius dalam kesehatan. Alhamdulillah, semoga saja bisa seterusnya merawat kesehatan hingga ajal seperti kedua Nenek dan Ibu yang hingga ajal kesehatannya terus terjaga, dan meninggal dunia tanpa merepotkan orang lain.

Testimonial Mengikuti #7DaysVeganChallenge
Pengalaman selama mengikuti challenge kali ini tuh asyik banget. Hari pertama menemukan catering sehat yang menawarkan Nasi Padang Vegan , harganya terjangkau. Selama nge-vegan beberapa kali delivery order melalui aplikasi online jasa pembelian makanan ke cafe/kedai/restoran vegan yang terdapat di daerah Sunter dan Kelapa Gading. Saya juga sempat ke resto vegan di Jatinegara Jakarta Timur, jajan noodle vegan di foodcourt MKG dan hari terakhir dinner vegan Indian Food di Sarinah Jakarta Pusat.  Sengaja Saya mendapatkan vegan food yang lezat nikmat karena untuk mendapatkan cita rasa dan menanam mindset bahwa vegan tuh bisa lezat nikmat loh!  Kalau masak sendiri Saya belum menguasai resep dan cara masaknya, jadi khawatir malah "kapok" dan tidak menikmati vegan food. Mindset orang pada kebanyakan yang belum mengenal vegan food, mereka pikir vegan food hanya salad atau raw food (sayur/buah) saja sih. Ngenes-nya sih waktu mau order Tempe Geprek di beberapa kios foodcourt di mall bilangan Jakarta Selatan. Mereka bikin sambel untuk Tempe/Tahu geprek-nya menggunakan penyedap rasa berkaldu hewan. Duh, padahal khan gak perlu...dan itu sudah teracik dari "pusat" kata staff mereka.
Hal yang Saya rasakan nge-vegan dalam 7 hari, yaitu : Pada hari ke - 5 sudah terasa tubuh menjadi ringan, bikin makin lincah... hahaha dan kok rasanya terasa kencang yach? Seperti rutin selama 3 bulan berolahraga gituh.
Kulit yang terkadang gatal, jadi gak pernah gatal lagi. Padahal sebelumnya Saya pikir itu gatal karena nyamuk/semut. Kulit juga tanpa dioleskan lotion/cream, kekeringannya terlihat berkurang banyak.
Sepertinya itu deh yang Saya rasakan, karena sebelumnya Saya tidak banyak keluhan sih. Tapi Saya rasa dengan nge-vegan semakin meningkatkan kesehatan tanpa macem2 supplement food. Lebih hemat, karena Saya jadi nggak beli minuman kekinian yang sering mengandung milk hewani ... Hahaha, gantinya soy milk yang lebih terjangkau dan sehat. Beli cold pressed juice juga sih, tapi bisa sekalian buat "ngeganjel" perut.
Oh ya , tubuh juga jadi nggak gerahan, lebih tenang dan nggak seperti cacing kepanasan (pecicilan) jadinya .... hahaha... Saya juga heran loh, banyak teman yang ngeluh panas akhir-akhir ini, tetapi kok Saya merasa biasa-biasa saja ya? Hahaha...sugesti? Ya barangkali karena nggak banyak lemak yang masuk ke tubuh, jadi nggak banyak “pembakaran” yang menyebabkan tubuh jadi kepanasan ya?


YA, walaupun makanan vegan pernah sering  Saya konsumsi saat masih bekerja  di Markplus Insight – saat lunch Saya sering membeli vegan food di foodcourt Lotte Shopping Avenue di depan kantor. Beberapa kali ke cafe vegan di Jatinegara Jakarta Timur karena sering melewati saat pergi/pulang kerja. Tetapi baru kali ini Saya nonstop melakukan selama 7 hari berturut-turut.

Manfaatnya melakukan vegan selama 7 hari adalah kita membantu pelestarian alam dan lingkungan dengan menghemat :
28.000 liter air, 140 kg padi-padian, 63 kg jejak karbon, 20 meter persegi hutan dan 7 kehidupan hewan.

Friday, February 8, 2019

NESTUM 101 Healthy Bowl Untuk Sarapan Sehat, Lezat dan Praktis


Sejujurnya saya sering "terpana" melihat menu sarapan banyak orang di lingkungan kita. Mereka mengirimkan foto-foto sarapan yang "berat", baik berat di banyaknya jumlah makanan tersebut hingga berat dengan over nutrisi yang di kandung pada makanan sarapan tersebut. Mereka seolah sarapan sekedar menggugurkan rasa lapar dan tidak memikirkan dampak kesehatannya di kemudian hari.
Jika kita bertugas sebagai chef di rumah yang menyediakan menu sarapan bagi orang-orang yang kita sayangi bagaimana? Apakah kamu termasuk juru masak yang memberikan makanan lengkap untuk sarapan? Makanan dengan kandugan lemak, kolestrol dan gula seringkali terlihat dalam menu sarapan orang Indonesia. Pagi-pagi sudah makan goreng-gorengan bersama nasi putih yang tidak sedikit? Sungguh buat saya ini sangat mengerikan. Apakah kamu mengetahui seberapa besar kandungan gula yang terdapat pada nasi putih? Apalagi nasi putih yang biasa orang Indonesia pada umumnya termasuk berlebihan.
Atau sebaliknya, apakah kamu termasuk juru masak yang menyajikan sarapan hanya seteguk minuman demi kepraktisan waktu dan tenaga?
Alhamdulillah, pada hari Selasa (29 Januari 2019) saya berkesempatah hadir dalam acara Blogger Gathering yang diselenggarakan oleh Nestum Indonesia. Siang itu Windy Cahyaning Wulan , Business Executive Officer Dairy Nestle Indonesia menuturkan fakta bahwa sebanyak 51% orang Indonesia menyadari bahwa adalah sarapan adalah waktu makan terpenting dalam sehari, tetapi sayangnya 76% orang yang mengonsumsi sarapan belum memilih menu yang sesuai dengan golden standard breakfast, yaitu harus terdiri dari makanan dan minuman. Bukan sekedar makanan atau sekedar minuman.

Sunday, August 14, 2016

Petualangan Kuliner 'INDONESIA IS ME' at Mall Bassura

Bassura City merupakan kawasan superblock yang terletak di Jakarta Timur, sangat strategis dikarenakan dekat dengan toll dalam kota, selintas dengan area perkantoran Kasablanka dan  mudah mencapai ke kawasan bisnis Kuningan dan Sudirman. Bahkan searah juga dengan kawasan Jakarta Timur yang  ramai dengan aneka kegiatan bisnis sekaligus kegiatan keluarga. Mudah dijangkau dari berbagai arah. Tak jauh dari Bandara Halim Perdana Kusuma , stasiun Jatinegara bahkan mudah menuju pelabuhan Tanjung Priok.
Saya diperkenalkan Bassura City  oleh pihak pemasarannya sejak belum di bangun karena Ibu saya membeli unit apartment di Kalibata City yang juga dikerjakan oleh Synthesis Development. Seringkali melintas di jalan tol dan melihat perkembangan pembangunannya, namun baru mendapat kesempatan ke lokasi Bassura City pada tanggal 6 Agustus 2016 ketika hadir undangan bersama Blogger Crony  dalam acara ‘Petualangan Kuliner Indonesia’ olahan Jakarta Food Adventure bekerjasama dengan Synthesis Development yang selama bulan Agustus 2016 mengadakan rangkaian acara kampanye  INDONESIA IS ME . Sesuai dengan semangat proyek-proyeknya yang mengangkat thema INDONESIA, seperti Bassura  diambil dari singkatan nama jalan lokasi proyek yang merupakan salah satu pahlawan Indonesia, serta Prajawangsa Apartment yang namanya sedemikian Indonesia era dahulu.
Saya jadi teringat lagi deh arti kemerdekaan yang saya cetuskan dan di muat di harian Kompas tanggal 16 Agustus 2007 (Ada di profil blog saya ini)  Nah, berarti benar dong jika kuliner merupakan bagian dari INDONESIA IS ME? :)

Tarian Pembuka

Monday, May 23, 2016

Tradisi dan Wasiat Almarhum Ayah Adalah Makan Bersama Keluarga


Setiap tanggal 27 Mei saya berulang tahun, berarti tidak sampai seminggu lagi. Tak sampai sebulan lagi bulan Ramadhan tiba. Setiap menjelang Ramadhan keluarga besar kami berkumpul sambil makan bersama. Memang dalam sebulan selalu ada anggota keluarga kami yang berulang tahun, dan kami senantiasa makan bersama di restoran atau memesan catering untuk 50-100 orang. Berbagi cerita, bercengkerama dan senantiasa menjalin kekerabatan sambil menikmati makanan yang terhidang.  Meneruskan tradisi dan  “wasiat” dari almarhum Ayah , bahwa sesibuk apapun kami harus menyempatkan makan bersama didalam satu ruangan. Tahun ini kebetulan ulang tahun saya berdekatan dengan bulan Ramadhan maka keluarga besar telah berencana untuk berkumpul makan bersama pada tanggal 29 Mei 2016. Merayakan ulang tahun saya sekaligus silaturahim menyambut bulan Ramadhan. Kali ini tidak di restoran atau memesan prasmanan catering karena kami akan mengadakan “family party” dengan cara “potluck”. Potluck adalah pesta dengan tamu membawa makanan masing-masing yang akan di makan bersama-sama. Seru dan seringkali diadakan oleh keluarga saya :)
Sebagian keluarga "inti" Orang Tua Saya usai Makan Bersama

Wednesday, November 11, 2015

Keceriaan Food Bloggers di LUC Bar and Grill



Informasi tentang kompetisi Open Snap bersama Indonesian Food Blogger sudah saya dapatkan beberapa waktu lalu. Sayangnya saya tidak sempat berpartisipasi. Nggak ada reminder juga sih...hihihi...
Saya sudah mengenal Openrice sejak tahun 2010 (Baca DISINI). Beberapa kali di undang dalam beberapa event-nya, baik sebagai Openricer yang biasa mereview tempat/makanan maupun khusus untuk Food Blogger, seperti yang diselenggarakan di Taryo Pluit beberapa tahun lalu. Sekarang Openrice memiliki aplikasi social dining guide, dimana Openricer atau public dapat melakukan rate dan memotret makanan. Bahkan sekarang tidak hanya makanan di resto atau cafe, makanan rumahan atau selfie-pun bisa kita posting di OpenSnap. Bagi saya praktis banget untuk nge-record tempat makan mana yang pernah “foodies” singgahi jika tidak memiliki waktu banyak untuk me-review. So far foto yang saya posting pertanggal 11/11/2015 baru 261 foto dan 85 tempat makan.

Informasi “Indonesian Food Blogger bekerjasama dengan Snap and Share Food Bloggers Gathering” justru saya lihat di timeline FB. Saya langsung mendaftar dan beberapa hari kemudian di sms dan email konfirmasi bahwa saya diundang di acara ini.
Sabtu, 07/11/2015 saya hadir ke LUC Bar & Grill. Disana sudah banyak yang datang, tidak hanya spesialis “Food Bloggers”, beberapa diantaranya wajah tak asing sebagai “Blogger Gado-Gado”. Bukan, mereka bukan Food Bloggers yang menulis review atau tempat makan spesialis gado-gado seperi Gado Gado Boplo yang bumbu kacangnya cihuy punya, Gado Gado Cikini yang legendaris dari zaman kakek saya, Gado Gado Hajah Aminah yang bisa pergi haji dari penjualan gado-gadonya atau Gado Gado Laa Yau yang ngejamin 100% non-pork untuk gado gado buatannya (Percayalah bahwa 2 tukang gado-gado yang saya sebutkan adalah fiktif belaka. Jika ada persamaan...ya emang kebetulan aja sih..hihihi). Back to “Blogger Gado Gado”, maksudnya mereka posting di blog-nya dengan berbagai topik, bukan hanya tentang makanan. Memang syarat kompetisi yang diadakan (kalau gak salah) minimal posting 10 artikel yang berkaitan dengan makanan deh. Bener gak sih? Saya nggak inget syaratnya. Mau ikut kompetisinya aja nggak ada yang ngingetin...Sedih yah? Untung sih banyak  yang kalau mau makan selalu ngingetin dan ngajak saya. Alhamdulillah...

Setelah registrasi ulang, saya di beri menu pilihan. Siang itu saya-pun memilih :
Main Course : Fettuccine Salmon Gamberi – Harga @ Rp 95.000 (Alternatif : Risotto Sausage dan Mac Cheese Original)
Dessert : Pannacota – Harga @ Rp 59.000 (Alternatif : Apple Strudel dan Gelato Ice Cream)
Mocktail : Splash Dream – Harga @ Rp 39.000 (Alternatif : Green Eyes)
Dasar udah lama nggak berkutat di dunia minuman, saya sempat khawatir waktu memilih mocktail. Ini pikiran kenapa ketuker dengan cocktail yak? Padahal sudah jelas konon mocktail diciptakan untuk kita yang tidak diperkenankan atau tidak menyukai alkohol. Yang beralkohol itu cocktail, dan mocktail dibuat dari buah-buahan yang dicampur soda. Splash Dream yang saya nikmati siang itu terdiri dari mix jeruk, leci,semangka, markisa dan apalagi ya? Efek soda-nya diperkuat dengan potongan jeruk nipis sehingga “kriyuk kriyuk nyes” gitu deh di mulut.
Fettucine Salmon Gamberi-nya saya suka beneran nih. Entah emang enak atau emang karena udah 2 mingguan ini saya lagi pengen banget makan pasta yang disiram cream cheese ya? Apalagi salmon-nya matang hingga berasa seperti serpihan udang rebus, ditambah lagi dengan roti garlic-nya...hhhmm yamih dah! Namun Mbak Yuli, blogger semeja saya tidak sanggung menghabiskan menu itu. Kita berempat di satu meja kenapa juga pilih menu yang sama deh?
Pannacota. Pudding vanila yang disiram dengan saus strawberry. Sukak!
Sedangkan menu terakhir yang saya coba adalah Bistecca Con Salsa Funghi.Untuk smashed patato-nya saya suka, tetapi untuk daging bistiknya kok saya kurang cocok ya? Barangkali memang karena saya mengurangi makan daging merah sekarang. Tetapi nggak alot dagingnya, mudah dipotong-potong. Makanan ini yang digunakan untuk di foto dan dilomba-kan. Awalnya group kami berlima udah antusias ikutan lombanya, tetapi detik-detik terakhir kok malah pada ngasal aja postingnya...hahaha...Oh ya group #KenyangPuol anggotanya saya, Mbak Yuli dan Mami Icha  (2 Bloggers ini sering menghadiri event yang juga saya hadiri), Seneng dari Semarang dan Ririe.

Bersama dan Pemenang (Pic : Indonesian Food Blogger)

Setelah pengumuman pemenang aneka kompetisi dan doorprize, kami berfoto bersama. Dapat goodiebag berisikan t-shirt dan gantungan name tag yang kemudian saya hibahkan ke Dion yang menjemput saya. T shirt OpenSnap yang bulan lalu dapat dari acara di Convivium belum sempat saya gunakan, biar nambah berkah saya kasih saja-lah ke orang supaya lebih bermanfaat juga.

Aaaaih, keasyikan hore-hore bersama saya jadi nggak ingat untuk memotret atmosfir dan desain interior resto-nya deh :D

Monday, December 3, 2012

Culinary Race and Smart Dining Class Women's Health Indonesia

Women's Health Indonesia adalah metamorfosis dari Majalah Fit, salah satu media dari Femina Group mengadakan event 'It's Good To Be You : Smart Dining Class' di 3 restaurant Ismaya Group. Acara ini merupakan rangkaian dari Jakarta Culinary Festival 2012 yang saat Grand Opening-nya saya juga mendapatkan undangannya sebagai Food Blogger.
Sebelum keberangkatan ke Singapore untuk longweekend Idul Adha saya menyempatkan diri untuk mengirimkan jawaban yang akan dipilih oleh Women's Health Indonesia. Optimis sih untuk mendapatkan invitation mengikuti event ini, tetapi saya justru tidak mengira bahwa ternyata yang terpilih hanya 5 orang! Saya pikir setidaknya 20 orang yang terpilih untuk mengikuti event ini. Senang pastinya, apalagi kami diajak langsung ke 3 restaurant. Asyiknya lagi nih, Jeng Dina - teman seperjuangan dalam dunia kepenulisan juga terpilih diantara 5 orang.Saya en Jeng Dina khan dalam beberapa bulan terakhir ini seringkali menjadi "Culinary Hunter" bersama.

Healthy Dining is Smart Dining
Kalimat tersebut saya pikir cocok untuk diri saya dan semua orang yang ingin tetap sehat. Baru saja sampai di Social House, restaurant pertama tempat berkumpulnya peserta dan crew Women's Health Indonesia kami disambut oleh MS.Angela H.Wahyuningsih, kami memanggilnya dengan Mbak Atie. Beliau adalah Redaktur Pelaksana Women's Health Indonesia. Saya membuka pembicaraan dengan seorang cewek langsing dan ramah di hadapan saya, ternyata beliau adalah Mrs.Emilia Achmadi , Nutrisionist Konsultan Ahli WHI. Tubuhnya terlihat ideal deh, padahal ternyata beliau merupakan ibu dari 2 anak. Beuuuh, saya aja yang belum pernah melahirkan "kalah bentuk" deh. Tapi tenaaaaang...toh saya lebih sehat dibandingkan banyak wanita yang berusia dibawah saya...hehehe, apalagi kalau mendengar pelajaran-pelajaran yang diberikan oleh Ibu Emilia mengenai Smart Dining. 
Untuk menuju hidup sehat memang harus dilakukan usahanya sebelum sakit - bukan sebelum usia matang ya...hahaha. Benar loh, saya sempat mendengar cerita dari Mrs.Pangesti "Chichi" Bernadus, beliau adalah Pemimpin Redaksi dan Pemimpin Komunitas WHI yang menceritakan bahwa beliau banyak mengenal wanita obesitas justru di kalangan wanita yang lahir di era tahun 80-an.Yang menjadi salah satu pengaruh adalah makanan yang sangat happening di era tersebut adalah cemilan yang tidak sehat!
Dari awal mendaftar event ini saya yakin bahwa event ini bukan sekedar mencicipi makanan dan mengapresiasikan dalam bentuk cita rasa, tetapi kali ini saya harus mengapresiasikannya juga dari sudut kesehatan. Untuk memperoleh kesehatan yang baik kita nggak perlu diet ketat kok! Justru kita harus melakukan keseimbangan dalam menikmati aneka hidangan yang tersedia, karena semua kandungan yang terdapat dalam berbagai bahan makanan memiliki fungsi yang berbeda. Nah, dalam event ini Mrs.Emilia memberi pengertian dan menjadi konsultan kami agar smart dalam menyantap hidangan yang tersaji di 3 restaurant malam itu.

Restaurant 1 : SOCIAL HOUSE

Social House suasananya menyambut Hallowen...en boneka Hallowen-nya yg kiri ya, bukan yg kanan ;-p
Resto yang satu ini seringkali saya dengar sebagai acuan bagi penggemar kuliner yang senang bergaul di kalangan sosialita. Pihak WHI telah memilah-milah menu sehat yang akan kami nikmati. Saya yang duduk berhadapan dengan Ibu Emilia menyimak baik-baik apa yang beliau paparkan. Berasa jadi orang tajir melintir euy karena menikmati makanan sambil "diingatkan" dan didampingi konsultan nutrisi-nya...hehehe.

Restaurant 2 : PASTA DEWARAKU
Menurut Mrs. Emilia makanan jenis pasta bukan merupakan makanan yang biasa dikonsumsi saat makan malam. Tetapi...maklum aja deh sama kondisi kuliner Indonesia yang makanan untuk dessert aja dihidangkan justru saat kita baru masuk resto tersebut.Pokoknya yang penting bisa makan! hehehe....



6 Jenis makanan dihidangkan kepada kami. Ayo pilih yang sesuai dengan kondisi kesehatan tubuh. Be Smart! Menu tersebut adalah :
  • Salmon Calppacho
  • Tomato & Onion Salad Pasta
  • Spaghetti Wafu At Aglio Olio
  • Spaghetti Wafu Lotus Beef
  • Spaghetti Wafu Tomato Meatball
  • Spaghetti Wafu Prawn en Avocado Basil

Restaurant 3 : SUSHIGROVE

Party Sahimi

Makanan khas Jepang. Udah ketahuan khan dari namanya. Ntar deh saya lanjut ceritanya.....

Friday, October 14, 2011

Delicious SEOUL Story (Contest)



Pengen deh ikutan event ini ;-)
Hadiahnya bisa jalan-jalan ke SEOUL. Asyik khan?? Siap-siap cari referensi untuk masak makanan Korea deh, barangkali Bulgogi yang seringkali saya makan ketika di Auckland New Zealand.
Pengalaman memasak di Gang Gang Sullai sepertinya belum cukup untuk memenuhi pengetahuan saya dengan kuliner Korea ;-) Minta cerita ke kedua kakak saya yang baru minggu lalu jalan - jalan di Korea??? Hehehe...mereka adalah penikmat kuliner yang baik, bukan juru masak yang baik ;-D

Monday, November 17, 2008

Makanan Sehat dan Bikin Awet Muda

Dua hari berturut – turut dateng ke acara kuliner yang topiknya ‘sehat dan awet muda’. Kesannya jadi ‘post power syndrome’ geneh, padahal daku khan tetap sehat dan seksi (diusia berapapun juga!). Bahkan dr.Deby Susanti Vinsky, narasumber di event yang aku kunjungi tanggal 07.11.08 di Mezzo Time Break Plaza Semanggi menyatakan bahwa usia baru boleh dikatakan tua adalah usia 80 – 89 tahun, sedangkan usia sebelum itu dikatakan sebagai usia mature atau matang! Alhamdulillah, daku masih okeh! Mendingan ‘matang’ daripada muda or tua, secara kalau buah tuh terlihat seksi dan ranum untuk disantap saat usia matang. Berarti usia start 30 tahunan gituh dah (bagi manusia)! Iiiih makin PD ajah nih daku ;-p
Acara tersebut diselenggarakan oleh Reader Digest Indonesia dan Soyjoy, thema : Rahasia Nutrisi Untuk Awet Muda. Dibahas pula tentang Soyjoy yang mengandung Isoflavon, nutrisi yang baik untuk kesehatan dan kecantikan. Peserta yang berjumlah 70 orang dibagikan goodiebag yang isinya diantaranya 2 Soyjoy.
Hari ini sih style makanku agak error, sore makan di Rice ‘n Nudles Arion Plaza pesan Nasi + Cakwe Udang Mayonaise. Saat talkshow makan cemilan Time Break yang dikasih, 4 ‘gorengan’ (mudah2an minyaknya organik!) and chicken garlic bread. Aku gak kebagian dessert pudding. Keluar dari talkshow aku en Yuli ke Foodcourt en daku makan Bakso Pukul Kota Malang plus take away Donner Kebab Paket Is A.
TALKSHOW Menguak Rahasia Bangsa Mediterania : Resep Sehat dan Awet Muda
Itu materi sekaligus peluncuran buku ‘Hidangan Favorit ala Mediterania’ di Blitz Megaplex Grand Indonesia tanggal 8 November 2008. Sebenarnya kalau mau datang tanpa undangan nggak masalah, tetapi beberapa teman (dan daku juga) agak “risih” kalau datang ke sebuah acara tanpa diundang secara resmi (kecuali kalau ngelayat or ngejenguk orang sakit). So daku coba kirim email ke penulisnya, Mbak Hartati Nurwijaya yang tinggal di Yunani. Beliau juga anggota milis FLP. Mbak Tati mempersilakan untuk minta undangannya ke Hikmah Publishing (ke Mbak Ditta Sekar), kata beliau minta aja undangan sebanyak2nya untuk teman2ku...hehehe...
Tapi memang undangan terbatas, cuma dapet 2 undangan – so yang dateng hanya aku, Yuli, Dian plus Dion-nya. Disana sih ketemu juga sama Yenny yang temennya emang kerja di Hikmah.
Pembicara : Edit Sumedi (Sekjen DPP Persatuan Ahli Gizi Indonesia), Andang Gunawan (Founder Food Combining) and Kintan Umari, mantan model Indonesia. Pastinya juga Mbak Hartati yang datang jauh dari Yunani.
Setelah membolak balik buku Hidangan Favorit ala Mediterania ada 2 resep yang sangat mudah dikerjakan. Seancur2nya orang masak, pasti bisa masak 2 makanan ini, yalni : Horiatiki Salata (Salad Yunani) yang siang itu juga dipraktekkan oleh Mbak Tatik. Pakai keju Feta..ini kejau khan emang lagi daku cari-cari sejak beberapa minggu lalu untuk masak menu Yunani juga.
Menu kedua yang sangat mudah adalah : Huevas ala Gallega, saladnya orang Spanyol. Bagi yang bisanya cuma ngerebus telor pasti jadi jago bikin nih makanan deh ;-D
Kalau diperhatikan makanan Mediterania nggak sulit dimasaknya. Ribetan masakan Indonesia , tapi itu jadi kelebihan bangsa Indonesia juga seh.
Rahasia asyik masakan Mediterania adalah Minyak dan Buah Zaitun,,, hampir sama dengan makanan Timur Tengah. Tetapi memasak makanan Indonesia dengan minyak zaitun dan buah zaitun kenapa nggak aku lakukan dari sekarang yaaa??? Beli minyak Zaitun aaaahh....semenjak pulang dari Arab daku kok gak pernah beli minyak zaitun yak? ;-D