
Buka Bareng Blogger
Selama sebulan terakhir dalam seminggu saya berkunjung 2 - 3 kali ke Grand Indonesia. Ngapa'in sampai segitu seringnya ke sana? Numpang ngadem AC-nya yak?! Beuuh, gak segitu-nya kali. Bulan July 2011 saya hadir di event-nya hijab-scarft.com di Fimela House dan event-nya perusahaan kosmetika lokal bekerjasama dengan media radio di Palalada Cafe Alun Alun Grand Indonesia. Bulan Agustus ke event-nya Dove bekerjasama dengan Fimela House serta event grup media besar pada tanggal 13 Agustus 2011 dilanjutkan bukber dengan teman-teman di Food Louver. Di luar menghadiri event tersebut saya juga cinta dengan Gramedia yang termewah di Asia Tenggara plus ke bioskop-nya yang cozy itu, makanya saya seringkali ke Grand Indonesia.
Tetapi kok saya nggak dengar kabar mengenai 'Buka Bareng Blogger' yang diselenggarakan GI serta didukung oleh Multiply dan Fimela.com ya? Padahal saya juga memiliki 3 blog pribadi di Multiply (user : balqis57, kansas57 ) dan 2 blog seller di Multiply.

Detik terakhir barulah saya mengetahui mengenai 'Buka Bareng Blogger'. Alhamdulillah, rezeki gak kemana :) Walaupun sebenarnya saya udah konfirmasi bukber di apartment premium di Jakarta Selatan, tapi saya kok lebih sreg ke 'Buka Bareng Blogger' ya?
Beeerraaaaangkat!
(Eiiiit,eeeiiit...dikau mengerti lokasi Grand Indonesia khan? Kalau pasport-mu masih dikeluarkan oleh NKRI maka kamu wajib mengerti letak Grand Indonesia, sekalipun kamu bukan "anak gaul"...hehehe.Bunderan HI gitu loh, kalau belum bisa menemukan bangunan GI nan megah ini....wataaau!)
Grand Indonesia, I'm Coming!
Lancar-lah masuk ke Grand Indonesia.Hhmmm...kalau di GI saya terkadang senyum-senyum sendiri mengingat sejarah masa lalu saya yang indah :) Mengikuti Pemilihan Putri Citra di Bali Room Hotel Indonesia, menikmati bubur ayam yang terkenal di salah satu resto di HI. Di West Mall-pun sampai saat ini saya tidak bisa menebak tepatnya lokasi kelas saya saat kursus intensif bahasa Inggris di lembaga yang dulu berada di Hotel Wisata International.
Berada di depan resto ini saya jadi teringat film Kung Fu Panda 2 yang baru saya saksikan 2 hari sebelumnya :)
West Mall Level 5 No. 11 A - B
Suasana ruangan restaurant seakan menyambut pengunjung dengan keramahan Asia Timur di masa lampau (deeeuuu,kayak gue udah lahir aje?!), namun tidak melunturkan kesan modern. Kesan bahwa resto ini adalah resto modern yang diusung dari sejarah 3 generasi berhasil ditampilkan di JUN NJAN @ Grand Indonesia.
3 generasi??? Beneran tuh? Yup, Jun Njan Seafood Restaurant awalnya dibuka oleh Tjo Foek Lin dan Wong Njan Tjhoei di tahun 1956 (Beuuuh, umur Indonesia aja pada saat itu masih 11 tahun yak?!). Di tahun tersebut Jun Njan dibuka di Tanjung Priok Jakarta Utara oleh sepasang suami istri yang merupakan kakek dan nenek Koko Bobby yang pada saat 'Buka Bareng Blogger' menemani kami menikmati makanan yang disajikan oleh waiters/waitress-nya.
Lah terus makanan dan minuman yang tersedia disini apa saja dong?!...Sabar, waktu bedug Maghrib masih beberapa menit lagi. Kalau saya ceritakan sekarang kalian bisa...glek,glek,sluuurp#berimajinasi.
Interupsi! (Jiaaah,dah kayak anggota dewan) : Saya bahagia banget saat pihak JUN NJAN memutar lagu kebangsaan spiritual saya.Gak usah bingung, saya masih inget lagu kebangsaan Indonesia Raya kok.Lah khan baru seminggu sebelumnya dikumandangkan. Lagu yang diputar oleh JUN NJAN menjelang berbuka adalah Demi Matahari.What coincidence !Boleh dikatakan ini adalah afirmasi spiritual ...hmmm kalau si PO,Kungfu Panda tuh kalau melawan emosi/konsentrasi memejamkan mata sambil mengatakan 'inner soul' (kalau gak salah), sedangkan saya biasanya menggunakan lagu Demi Matahari.Thanks JUN NJAN, engkau begitu mengerti :)
Oy, event ini adalah BUKA Bareng Blogger, jadi doa-nya harus ditambah dengan "Allahumma laka sumtu wa bika aamantu wa 'alaa rizkika aftartu birahmatika ya arhamarrohimin"
Hhmmm..supaya kesan the real "Rhamadhan Rhabsody"-nya Grand Indonesia semakin kental :D
Inilah menu baru yang siap dihidangkan Lobster Salad ala Jun Njan
Bahan yang digunakan antara lain : Lobster (pastinya!) , buah longan, daun lotus, mayonnaise,wijen.Lekker!
Yang lebih seru, kami harus mengikuti kompetisi sebelum melahap Udang Rebus ini. Kompetisinya adalah : Lomba Cepat-Cepatan Mengupas Udang! Yang menang mendapatkan voucher makan. Saya nggak menang, walaupun sebenarnya saya berhasil mengupas 8 udang dengan awut-awutan...hahaha...Ternyata doyan banget samaq udang bukan jaminan jago ngupas-nya juga. Walaupun sesudahnya oleh Tante Afung, salah satu pengelola resto kami diajarkan cara mengupas udang yang baik dan benar. Ingin tahu caranya? Silakan datang ke Jun Njan Grand Indonesia!
Selesai menyantap Udang Rebus tersebut kami langsung mencuci tangandi bowl mungil berisikan air teh yang dengan cekatan diambil kembali oleh waiter/waitress yang ada di sana. Khawatir kita minum ya,Mbak/Mas? :D
Seringkali saya masuk ke suatu restaurant yang menghidangkan makanan tanpa aturan yang seharusnya. Bayangin, makanan pembuka dihidangkan saat makanan pembuka-nya belum dihidangkan. Yang parah lagi, dessert disajikan sebelum makanan pembuka dihidangkan! Kalau makan di warteg sih masih dimaklumi, tapi kalau cara penyajian seperti ini disajikan di restaurant besar...eeeaaaa!

- Seafood Fried Rice (Small @ Rp 35.000, Medium @ Rp 55.000, Large @ Rp 75.000)
- Fried Squid with JN Sauce (@ Rp 63.000)
- Braised Soft Tofu with JN Sauce (@ Rp 46.000)
- Deep Fried Carp with Sweet and Sour Sauce (Medium @ 72.000, Large @ Rp 88.000)
- Fried Chicken with Butter Sauce ( @ Rp 49.000 )
- Black Pepper Beef (@ Rp 63.000 )
- Fried Prawn with Salted Egg Yolk ( @ Rp 88.000 )
Untuk lebih yakinnya silakan baca fatwa MUI yang saya kutip di bawah ini :
- Membenarkan adanya pendapat Mazhab Syafii/jumhur Ulama tentang tidak halalnya memakan daging kodok, dan membenarkan adanya pendapat Imam Maliki tentang halalnya daging kodok tersebut.
- Membudidayakan kodok hanya untuk diambali manfaatnya, tidak untuk dimakan. Tidak bertentang dengan ajaran Islam.
Yap, ke JUN NJAN Seafood Restaurant @Grand Indonesia aku akan kembali ;-)
From Takjil to Dessert
Foto aktifitas Blogger pada saat #BukaBarengBlogger, Ada yang motret-motret pakai SLR (bikin saya meratapi nasib karena cuma pakai pocket camdig), Ada yang asyik ber-tweet ria (bikin saya mau mencelupkan hape ke dalam bowl pencuci tangan karena saya gak bisa nge-tweet dari hape - padahal itu tweetlive merupakan salah satu game di event ini), Ada yang nge-tweet dari iPad-nya (bikin saya mau guling-gulingan mengingat laptop saya yang rusak LCD-nya).Beuuuah, orang macam saya mau jadi Blogger Proffesional???! Dari gadget-nya aja sudah terlihat masa depan saya, mau jadi Blogger macam apa saya ini? :P
Timang timang lobster-ku sayang...- Ajak teman - teman untuk lunch atau dinner jika ingin berkunjung ke Jun Njan Grand Indonesia. Kalian bisa share jika perginya rame-rame, bahkan harganya bisa lebih murah dibandingkan kalian makan di fastfood dengan pesan masing-masing makanan.Menu-nya yang pasti lebih beragam dan sehat di Jun Njan.
- Kalau kamu ingin sendirian ke Jun Njan Grand Indonesia juga asyik kok. Tempatnya nyaman juga untuk menikmati 'me time'. Bahkan dengan anggaran Rp 100 ribuan kamu udah bisa menikmati hidangan di tempat berkelas ini. Seporsi 'Old Time Favorite' seperti : Cumi Goreng JN ,Ayam Kampung Rebus Special JN (1/2 ekor), Ikan Goreng Garing,Ikan Tim JN, Kailan Saos Tiram harganya sekitar @ Rp 48.000 sampai @ Rp 72.000.
- Sebenarnya kalau di resto ini kita jadi bisa belajar manajemen kuliner, karena oke banget khan tuh, resto 3 generasi.Bahkan bisa mengembangkan usaha kakeknya. Tapi kalau saya mengulasnya disini...jiaah,saya khan bukan lagi nulis karya tulis ilmiah ;-D
- Kita bisa pilih tempat di dalam ruangan atau teras restaurant. Saya sih lebih memilih menikmati seporsi Sop Asparagus Ayam dengan harga @ Rp 28.000 dibandingkan duduk di coffeeshop import yang harga segelas-nya lebih dari Rp 30.000. Kalau ketemu kenalan atau relasi khan kesannya lebih bergengsi gituh. Mereka bisa cerita,"Eh, kemaren gue ketemu Miss Eksis di Grand Indonesia loh, dia lagi makan sendirian di Jun Njan. Itu tuh resto China yang di lantai 5. Gaya banget ya dia...sendirian aja makannya disitu,pasti khan banyak duit tuh.Khan gak ditraktir sama siapa-siapa." #Loh??! :D

