Wednesday, March 2, 2016

Menikmati Hidangan Sehat dan Suasana Cozy di Cozyfield Cafe Bintaro


Terima kasih kepada team PR Gramedia dan Cozyfield yang telah mengundang saya dan beberapa food blogger untuk mengeksplor Cozyfield Cafe di Emerald Bintaro pada hari Sabtu, 20 Februari 2016. Awalnya saya berpikir ulang ketika mendapat undangan Food Blogger Gathering ini dikarenakan lokasi acara yang jauh dari tempat tinggal saya,apalagi sore harinya masih ada acara di daerah Tebet. Tetapi begitu diinformasikan bahwa cafe ini baru beroperasi dan milik dari Gramedia Group maka tanpa berpikir lagi saya konfirmasikan kehadiran . Gramedia, nama yang sudah melekat di pikiran karena kecintaan saya terhadap dunia literasi. Di dalam toko buku Gramedia Matraman memang sudah ada cafe, namun itu hanya tenant – bukan milik Gramedia. Cozyfield Cafe inilah cafe pertama milik Gramedia.


Cozyfield Cafe dibuka untuk umum pada tanggal 23 December 2015. Sesuai dengan namanya cozyfield berarti “sebuah tempat yang nyaman” yang ditujukan bagi semua golongan, seperti keluarga, komunitas dan masyarakat umumnya. Tagline Cozyfield adalah “Your Second Place”, diharapkan Cozyfield dapat dijadikan tempat/rimah kedua bagi yang bekerja, sekolah dan bahkan ibu rumah tangga yang mengantarkan anaknya sekolah. Dengan kata lain tempat ini merambah lintas generasi. Berapapun usia kita, semua nggak perlu risih untuk nongkrong menikmati hidangan di Cozyfield. Dari balita hingga lansia semuanya bisa merasa nyaman disini. Tempat duduk yang tersedia beragam, dari bangku tinggi hingga sofa yang dapat digunakan untuk leyeh-leyeh lansia sambil menikmati hidangan sehat tersedia di Cozyfield. Konsep dan thema interior yang ditawarkan oleh cafe ini memang  cozy but feel like home”, jadi sebuah rumah tentunya menerima semua penghuninya tanpa mengenal batas usia bukan? Dan pastinya semua merasa nyaman...

Walaupun beberapa mobil nangkring di garasi rumah, tetapi saya memutuskan untuk ber-commuter line ria menuju Bintaro. Lebih praktis *Lagian daya jangkau kemampuan saya nyetir mobil dari rumah ke Bintaro memang belum ter-“cover”..hihihi*. Dari Stasiun Pondok Ranji saya order ojeg online, bersyukur mendapat abang ojeg yang koperatif serta handal membaca GPS sehingga dengan aman dan nyaman saya tiba di depan Gramedia Emerald Bintaro. Sudah terlihat 3 food blogger lainnya yang hadir, mereka mengenakan t-shirt Indonesian Food Blogger yang pernah saya lihat di group FB-nya.

FOOD AND BEVERAGE
Konsep menu yang disajikan adalah fusion, yakni merekonstruksi menu traditional disajikan secara international. Kami memesan makanan, masing-masing memilih 1 makanan dan 1 minuman. Pilihan saya adalah menu “Rawon Re-Born(Seared striploin,black ink qual’s eggs,rice,emping and sambal) untuk makanannya. Memang benar, Rawon yang makanan khas Jawa Timur di sajikan dengan gaya international seperti layaknya steak atau menu fine dining di sebuah resto hotel berbintang 5. Nggak kita dapati Rawon yang berpenampilan potongan daging sapi non-simetris yang disiram oleh kuah hitam yang terciprat disana sini.
Rawon Re-Born Rp 105K
Sedangkan minumannya saya memesan “Healthy Juice”, racikan yang terdiri dari Avocado,Coconut,Spinach,Honey. Jenis minuman ini memang merupakan salah satu keunggulan yang tidak dimiliki cafe lainnya. Selain healthy juice yang saya pesan, terdapat pula “Healthy Juice” yang terdiri dari Beet,Apple and Berry, serta terdiri dari Orange,Carrot,Apple,Basil Seeds. Ada pula jenis minuman “Fruit Ice Crush” dengan 3 menu : Detox (Pineapple Kemangi), Glow (Dragon Fruit,Soursop,Apple) dan Refresh (Lychee Mint)

Keunggulan menu makanan dan minuman yang diantaranya saya telah sebutkan diatas sangat memenuhi “syarat dan ketentuan” saya dalam memilih sebuah restaurant. Bagaimana tidak jika Sang Chef memastikan bahwa bahan baku dari makanan di Cozyfield halal dan sesuai dengan apa yang saya perlukan saat ini? Yakni : Halal – sapi import tetapi dikembang biakkan di Indonesia dan dipotongnya sesuai tata cara Islam untuk kepastian halalnya,di masak tanpa menggunakan MSG atau bumbu instan lainnya. Kaldu berasal dari daging dan tulang murni,tanpa bumbu olahan pabrik. Tentunya semua dalam kondisi fresh. Demikian pula dengan minumannya yang saat saya coba memang tidak menggunakan gula,sirop buatan pabrik. Untuk pemanisnya di minuman saya? Ya, honey itu!



Layak-lah jika saya “memperjuangkan” mampir ke sini walaupun lokasinya jauh dari rumah. Ya tetapi kalau boleh usul sih, buka cabang di Gramedia Matraman dan/atau Kelapa Gading dong supaya dekat rumah saya...hahaha...Yang agak "mengganggu" saya hanya penamaan 1 menu, yakni : Beef Bacon Quiche. Walaupun sudah diyakinkan bahwa semua makanan disini tidak mengandung pork/lard dan sejenisnya, tetapi dengan kata 'bacon' maka akan menimbulkan keraguan pada seseorang yang sering ke luar negeri seperti saya karena menu bernama 'bacon' di luar negeri sudah mutlak berarti mengandung bahan non-halal.
Baked Macaroni Cheese Pot Rp 52K

Satu menu lagi yang cocok dengan saya, yakni “Baked Macaroni Cheese Pot”, menu vegetarian namun tetap lezat. Bahkan saya merasa “light” saat mengunyahnya. Menu vegetarian lain di Cozyfield diantaranya adalah : “Tofu Rice Noodle Soup with Green Veg and bean sprout” serta “Spaghetti Pesto with Roasted Cashew Nuts and Fresh Basil “ serta “Roasted Veggies (Cumin spice bread,relish & fries or wedges)”. Ya, saya memang sedang gemar konsumsi vegetarian food – namun bukan plain vegetable. Plain vegetable? Ya semacam salad,karedok atau lalapan gituh. Saya bukan penggemar sayur, tetapi ingin mendapatkan asupan yang “nilai”-nya seperti jika kita makan sayur.

Massaman Beef Cubes Rp 105K

Sate Pusut Rp 90K

Spaghetti Pesto Rp 52K

Beef Burger Rendang Floss Rp 65K
Kalau kita hanya ingin makanan ringan juga tersedia berbagai pilihan pastry & bakery seperti eclair, croissant dan chocho-praline. Tersedia muffin dengan rasa tape dan nangka juga loh...keren yach? Seperti hal yang langka di dunia nih...hehehe...Seru nih kalau bisa masuk The First World Record (Minimal rekord MURI-lah!) berbarengan dengan teraihnya sertifikat halal bagi Cozyfield.
Nilai tambah dari Cozyfield Cafe ini, selain menyatu dengan toko buku besar adalah menerapkan konsep "peduli lingkungan" atau "Go Green" dengan cara meminimalkan  penggunaan plastik yang secara tidak langsung mengurangi limbah plastik di lingkungan. Demikian pula sistem penerangan dan ventilasi udara yang lapang dan terang, menurut saya ini menjadi bagian dari peduli lingkungan.


Mau kongkow bersama kerabat/handai taulan atau menikmati F & B sambil menikmati me time dengan membaca buku/mendapatkan ide kreatif di Cozyfield Cafe?

Foto dari gadgetnya Dina
Alamatnya :
Jln Boulevard Bintaro Jaya CBD Emerald Blok CE/B-02
Bintaro Sektor 9 - Tangerang Selatan 
(Di dalam Gramedia World Emerald Bintaro)

Wednesday, February 17, 2016

Makan Sore di Pizza Express Grand Indonesia

Sabtu, 06 February 2016 seusai mengikuti Beauty Talk and Workshop di Seibu Premier Lounge Grand Indonesia, saya merasa agak lapar. Memang belum sempat lunch, sedangkan waktu telah menunjukkan lewat pukul 15. Mengingat saya masih mengantongi beberapa voucher MAP dari hadiah lomba penulisan reportase acara Ngabuburit Sehat dan Cantik Bareng Dream.co.id dan Magasida, serta memotret makanan di salah satu aplikasi android, maka saya dan Owien menuju ke Pizza Express di lantai yang sama dengan Foodhall.

No wine, please :) Picture by Owien :D
Seingat saya, saya baru 2x membeli makanan di Pizza Express yang sebelumnya bernama Pizza Marzano. Pertama membeli di store-nya yang di Mal Kelapa Gading untuk dibawa pulang dan di makan di rumah. Kedua ya kali ini....
Seluruh pizza yang ada disini dibuat oleh tenaga ahli pizzaiolos yang sudah memiliki pengalaman lebih dari 45 tahun. Menurut saya sih pizza disini memang lebih sehat dibandingkan pizza di toko sebelah, dan juga sepertinya nggak terlalu banyak daging olahannya. Asyiklah buat saya yang anti dengan daging asap, sosis dan daging olahan yang asal asulnya gak jelas.

Tiga jenis makanan kami pesan, yakni : 

Bruchetta Originale 
 @ Rp 32,000 ,-

Calamari
Rp 57,000 
Sienese Pizza 
Rp 80.000 ,-

Harga diatas belum termasuk Service Charge yang 5% berikut  PB1 10%, berarti total yang harus kami bayarkan adalag : Rp 198,660. Saya membawa voucher-nya hanya Rp 150,000, jadi sisanya saya bayarkan cash.
Kembali ke soal pizza, kenapa saya memilih pizza Sienese yang ber-topping spinach, bechamel sauce, mascarpone, mozzarella, chilli powder, grana padano chesse? Ya karena seperti yang sudah saya sebutkan diatas bahwa saya bukan penggemar daging olahan, tetapi saya juga bukan vegan. Lucuknya lagi, saya bukan penggemar sayuran, sehingga paduan di pizza yang satu ini terasa pas buat saya. Saya menyukai spinach jika dimasaknya sejenis ini, contoh lainnya adalah spinach quiche atau spinach fritata ala Anna yang suka saya buat di rumah.
Di Pizza Express juga menyajikan menu lainnya bagi vegetarian, antara lain : Mix Salad,  Margherita (Mozzarella,Tomato), Funghi Di Bosco (Portobello Mushrooms, Garlic Oil) dan Giardiniera (Artichokes, mushrooms, red peppers, santos tomato & pesto). 3 pizza tersebut adalah pizza classics yang original resepnya tidak berubah sejak tahun 1965! Masih ada lagi beberapa menu untuk vegetarian. Silakan menikmati ya...segera saya update menu apa saja yang saya makan jika saya kembali ke Pizza Express :)

Oh ya, satu hal yang saya kurang suka di Pizza Express Grand Indonesia, yaitu : nggak ada wifi! *Duh, sinyal pribadi juga 'no service'!
                                                                                                                                               

Tuesday, January 26, 2016

Ulang Tahun Qian di Raja Rasa Sundanese & Sea Food Jakarta



Seumur hidupnya Qian akan merayakan ulang tahunnya...hehehe, yes! Ulang tahun ke-1 ini Ayahnya mengundang keluarga besar kami makan siang bersama di Jakarta. Jakarta? Iya, khusus loh Qian, ayah dan ibu serta neneknya dari Sang ibu plus Umi (Assisten rumah tangga keluarga Ayah Qian yang juga dulu membantu mengasuh Ayah Qian sejak SMP) datang ke Jakarta dari Makassar Sulawesi Selatan untuk syukuran ulang tahun Qian. Tentang kehadiran saya pada pernikahan orang tua Qian bisa di baca di SINI(Banyuwangi) dan saat honeymoon bisa di baca di SINI (Bali).

Awalnya Ayah Qian ingin makan siang bersama di salah satu resto kawasan Kelapa Gading Jakarta Utara. Mengingat lokasi keluarga besar kami di Jakarta Timur dan Jakarta Pusat yang lebih dekat ke Kelapa Gading. Tetapi waktu saya diminta untuk survey tempat tersebut...loh kok resto-nya udah nggak ada? Menurut kakak saya resto tersebut sudah pindah, tetapi berhubung saya belum sempat survey lagi maka kami makan siang syukuran ultah Qian di Raja Rasa Sundanese & Sea Food yang terletak di daerah Ampera (Cilandak-Pasar Minggu) Jakarta Selatan.
Ibu saya sudah beberapa kali silaturahim dan arisan dengan keluarga besar veteran di restaurant ini. Biasanya kakak ke-5 saya yang mengantar beliau. Jam ½ 11 kakak ke-3 saya beserta suami, anak bungsu dan sopirnya menjemput saya dan ibu. Kami langsung berangkat menuju lokasi melalui By Pass – Cawang – Kali Bata – Raya Pasar Minggu – Pejaten dan sampailah kami di lokasi. Diantara keluarga besar, kami yang pertama kali datang – disusul oleh kakak saya ke-7 dengan kedua anak gadisnya. Gimana sih,yang punya hajat malah belum sampai? Hehehe. Ayah Qian 2 hari sebelumnya sudah booking ruangan privat untuk 40 orang.

Ruangan Acara dan Tempat Makan

Raja Rasa Sundanese & Sea Food menyediakan berbagai tipe tempat makan. Ketika kami tiba di lokasi ternyata ada beberapa acara di berbagai tempat yang terpisah-pisah. Jadi terasa privat-nya deh. Kami mendapatkan ruangan di belakang dekat dengan kolam ikan yang rame ikannya. Disekitarnya terlihat bangunan-bangunan mungil mirip saung tetapi tertutup kaca dan berpintu. Ketika saya intip ternyata banyak yang sudah di-reservasi. Pada brosur-nya tertulis bahwa resto ini memiliki tipe ruangan, yakni : Dining Hall dengan kapasitas 400 orang, 4 ruangan VIP, 7 Privat Saung dan Ruangan Meeting. Parkirnya lumayan luas, tetapi karena pada saat bersamaan ada beberapa acara terpaksalah diantara kami mobilnya parkir menggunakan jasa valet. Jadi kalau mau mengadakan resepsi pernikahan bisa diadakan disini. Seminar, gathering, press conference, reuni, arisan, ulang tahun, kumpul keluarga...semua bisa disesuaikan keperluannya dan tidak bercampur baur dengan tamu lain.

Makanan dan Pelayanan 

Raja Rasa Restaurant juga memberikan layanan delivery paket nasi, diantaranya : Nasi Ulam Bali, Nasi Goreng, Nasi Timbel, Nasi Ma’ Ke Ke (Yang terakhir saya belum ngerti macam mana...hehehe). Ketika makan siang syukuran ulang tahun Qian kami tidak memesan makanan sendiri, melainkan sudah dipesankan menu-nya oleh Ayah Qian saat booking. Kami hanya memesan minumnya, saya memesan Juice Strawberry dan Es Teh Tawar. Walaupun sudah pesan tanpa gula tapi saya merasa juice strawberry tersebut kemanisan. Entahlah apakah yang memang dipake’in gula atau tanpa gula tapi ditambahin sirup. Tolong dong untuk resto-resto untuk memperhatikan soal penggunaan gula! Untuk lebih jelasnya kenapa saya lebih memilih tidak menyukai gula, silakan baca deh artikel saya DISINI.
Pelayanan dari waiter/waitress-nya lumayan sigap kok. Kami tidak ada komplain. Mereka inisiatif meletakkan minuman yang kami pesan di meja pojokan sehingga mempermudah kami untuk mengambilnya. Saat masih belum semua yang datang mereka mengantar minuman tersebut satu persatu ke kami. Maklumlah kalau berikutnya pesanan di letakkan di meja yang disediakan. Bisa jadi yang ambil order minuman tersebut bukanlah yang mengantarkan pesanan, jadi mereka tidak mengerti harus diantarkan siapa. Peralatan makanan juga tersedia lengkap tanpa kita minta, misalnya piring dan alat pemecah untuk cangkang kepiting.
Makanan yang kami pesan, silakan lihat foto-fotonya ya. Ini sebagian makanan saja, masih ada yang tidak terfoto oleh saya karena belakangan ada pesanan tambahan bagi yang datang diatas jam 12 siang. Sesuai namanya “Raja Rasa” makanan yang disajikan sangat berani dalam memberi bumbu. Selamat menikmati :)







Saturday, January 23, 2016

Rumah Makan Ayam Betutu, Kuliner Khas Gilimanuk Bali di Jakarta Timur

Pertama  kali mencicipi makanan khas Gilimanuk Bali ini justru di rumah. Keponakan kami, Owien lolos jalur undangan ke IPB dan orang tuanya mengadakan syukuran dengan memesan banyak makanan di Rumah Makan Ayam Betutu yang berlokasi di Rawamangun – Jakarta Timur. Jadi kami menikmatinya di rumah orang tua kami beramai-ramai. Paket dalam box yang juga merupakan menu pesan antar.

Menu paket dalam box yang bisa delivery atau take away adalah : 
Nasi Campur Bali , Ayam Betutu, Bebek Betutu yang harga perbox RP 38.000, Ayam atau Bebek Betutu Goreng harga perbox Rp 40.000 dan Ayam/Bebek Betutu Bakar harga perbox Rp 45.000
Nasi Campur Bali (Menu lunch saya 23.01.2016)
Sayur Nangka
Sejak itu saya dan kakak pertama saya seringkali membeli makanan di sini. Menu favorit saya adalah : Nasi Campur Bali. Dengan harga perporsi Rp 38.000 kita dapat menikmati nasi dengan berbagai macam lauk pauk! Lauk pauk tersebut adalah : Sambel Matah, Kacang Goreng, Sayur Urap, Telor Bumbu Bali, Tumm Ayam, Ayam Sisit, Ayam Bumbu Rajang, Sate Lilit, Sate Tusuk dan Sayur Nangka. Rameee khan lauknya? Hahaha...Dengan label berhuruf Arab dan latin bertuliskan halal setidaknya menambah kenyamanan saya dalam menikmati makanan tersebut. You know-lah kebanyakan Nasi Campur Bali yang di jajakan di Bali (khususnya) adalah non halal. Andaikan tidak mengandung babi, setidaknya ada lauk lainnya yang jelas tidak diperbolehkan bagi kaum muslim. Lebih asyik lagi nih yach kalau label halal-nya yang memang bersertifikat dari lembaga resmi.
Ayam yang digunakan di Rumah Makan Ayam Betutu ini adalah ayam kampung. Semua menu diolah dan disajikan secara traditional. Bumbu yang digunakan juga bumbu asli khas Gilimanuk Bali.  Ada lebih 50 menu yang ditawarkan. Diantaranya adalah yang telah saya sebutkan diatas sebagai menu paling khas, juga ada aneka masakan khas Bali lainnya yang terdapat di Nasi Campur Bali dapat dipesan perporsian.
Selain itu ada : Cumi Goreng Tepung, Udang Bumbu Bali, Udang Goreng Tepung, Ikan Tenggiri Betutu, Ikan Tenggiri Goreng, Sup Ikan Tenggiri, Belut Bumbu Bali, Belut Goreng Besar, Ikan Bakar Jimbaran dan Lawar Ayam. Bahkan Plecing Kangkung juga bisa di dapatkan di sini (Padahal biasanya ingetan langsung ke pulau tetangganya kalau mendengan Plecing Kangkung!). Sambel Khas Bali yang tersedia adalah : Sambel Matah, Sambel Mbe, Sambel Terasi dan Sambel Kecombrang

Atmosphere dan Kebersihan

Berada di pinggir jalan 2 arah rumah makan ini nampak mudah di kenali karena bernuansa Bali, dengan pintu ukir, payung khas Bali dan juga board nama “Rumah Makan Ayam Betutu , Kuliner Khas Gilimanuk-Bali”. Yang saya kurang sreg adalah gambar pada logo-nya, wajah cowok yang terpampang kok aneh gitu ya? Mudah di kenali sih, tetapi lebih berselera makan lagi jika logo-nya bernuansa keindahan Bali saja.
Tidak tersedia WiFi. Ruangan makan kebanyakan adalah meja besar, sehingga kalau makan hanya sendirian atau berdua saja mejanya terasa luas. Ada semi outdoor yang terbagi di 2 bagian, sisi kiri dan sisi kanan yang lebih tertutup. Ada juga indoor yang ber-AC. Kondisi lumayan bersih, walaupun bisa lebih bersih lagi jika petugas lebih mau memperhatikan. Kalau duduk di ruang semi outdoor (khususnya sebelah kiri) agak repot karena petugas tidak ada yang berjaga disana. So kalau mau kabur nggak bayar lumayan mudah loh...hahaha....don’t try euy! :p

Note tambahan :
Saya dan keluarga besar saat berlibur ke Bali di akhir tahun 2012 (Baca : Christmas Holiday in Bali and Lombok) sempat mampir makan siang di salah satu cabang di Bali. Ternyata kami merasakan lebih lezat yang di Rawamangun ini loh, baik makanannya maupun suasananya. Yang di Bali pelayanannya agak lama dan banyak menu yang habis. Tetapi itu pengalaman kami di tahun 2012 ya, barangkali saja sekarang sudah lebih baik lagi.

Alamat Rumah Makan Ayam Betutu – Kuliner Khas Gilimanuk, Bali :
Jln. Balai Pustaka Timur No.25 Rawamangun – Jakarta Timur (Telp.021-4718945)

Sunday, December 27, 2015

One Fine Day With Bengawan Solo Coffee

Sabtu, 28 November 2015 saya mendapatkan undangan dari Openrice untuk hadir dalam acara “ONE FINE DAY With Bengawan Solo Coffee" di unitnya yang berada di Kota Kasablanka. Hal yang sangat familiar bagi saya karena hampir setiap hari melewati dan mampir di Kota Kasablanka. Head Office perusahaan saya beraktifitas berada di area ini. Serta operasional office tempat saya beraktifitas hanya beberapa meter dari ITC Kuningan, dimana terletak retail pertama dari Bengawan Solo yang beroperasi sejak Mei 2003. Seringkali saya mampir membeli minuman di outlet ini, bahkan saya pernah menceritakan di SINI.
Awal dibukanya Bengawan Solo Coffee memiliki konsep ‘take away concept’ dengan model push cart yang kemudian berkembang menjadi in line store dan island store. Line Store dan Island Store memungkinkan pelayanan yang lebih maksimal karena konsumen dapat duduk santai, membicarakan bisnis/pekerjaan atau kegiatan lainnya. Contohnya seperti yang saya lakukan ketika mewawancarai seorang Coffee Conoisseur di Bengawan Solo Coffee ITC Kuningan. Ditambah dengan fasilitas free WiFi tentunya sangat membantu konsumen dalam browsing atau berkomunikasi melalui jaringan internet. Konsep ini terus berkembang dalam proses mencapai tujuan menjadi nomor satu. Bengawan Solo Coffee ingin menjadi Kedai Kopi yang diingat karena konsumennya yang selalu rindu dengan suasana dan rasa dari racikan kedai kopi asli Indonesia. Banyaknya pesaing menjadi Bengawan Solo Coffee harus cermat dalam menjalankan bisnis kopi dengan strategi pemasaran.
Pada hari event diselenggarakannya Openrice Gathering ‘One Fine Day with Bengawan Solo Coffee’ saya tiba 1 jam lebih cepat dari jadwal acara karena saya baru selesai Yoga di salah satu gym yang tidak jauh dari Kokas. Panitia dari Bengawan Solo Coffee sedang mempersiapkan tempat acara. Saya memanfaatkan free wifi yang tersedia disana. Begitu meja registrasi dibuka, saya langsung mendaftar ulang dan mendapatkan goodiebag beserta kartu menu. Saya memesan dalam jajaran Ice-Blended Java Avocado (Traditional and Flavorfull), kemudian duduk di area lokasi acara. 

Minuman dan cemilan saya saat One Fine Day BengSol & Openricer
Tak lama kemudian hadir undangan yang diantaranya influencer media sosial dan para lifestyle dan food blogger yang sudah saya kenal di berbagai event. Acara ONE FINE DAY diadakan oleh BSC bermitra dengan Bank Danamon, Openrice, Dilmah, Ruby Coffee Machine, Greemfield, Fairy & Square, Diamond dan Mal Kota Kasablanka.

Persiapan 3D Latte Art
Berbagai acara dipersembahkan oleh Bengawan Solo Coffee, diantaranya kompetisi nge-tweet tercepat, Instagram Photo dan mini tutorial 3D latte art serta kompetisi latte art logo BSC secara berkelompok. Cihuynya nih, saya memenangkan “Instagram Photo Competition”...yeaay, dapet deh voucher ngombe kopi senilai Rp 100.000 dan sebuah mug. Voucher-nya bermanfaat sekali loh, karena saya termasuk “Hard Coffee Drinker”! Dalam 1 minggu saya bisa berkunjung ke kedai kopi 2-3 kali, dan Bengawan Solo Coffee memang termasuk yang jadi favorit saya dalam ngombe kopi. 

Ini foto saya yang menang Instagram Photo Competition "One Fine Day"
Sejak dahulu saya memang penggemar kopi, ketika belajar di Belanda dan Selandia Baru saya seringkali menikmati kopi di berbagai kedai kopi yang ada di hampir setiap sudut public area disana. Keharuman kopi laksana aromatherapi bagi saya selama belajar. Yup, seringkali di sudut toko buku terdapat kedai kopi yang aroma-nya menyerbak ke penjuru toko. Kini lifestyle itu telah berkembang di Indonesia, tentunya sebagai gerai kopi asli Indonesia BSC harus terus melakukan ekspansi agar kopi dan kedai kopi-nya menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Bahkan menjajah produksinya ke luar negeri. Pasti bisa dong dengan dukungan penggemar kopi di tanah air, Indonesia merupakan penghasil kopi terbesar ke-empat di dunia loh!

Bengawan Solo Coffee Kota Kasablanka : Terletak di Food Society. Selain di dalam store-nya, kita juga dapat ngombe kopi dan menikmati kudapan di ruang luar depan store. Di sini-lah yang dijadikan lokasi penyelenggaraan acara "One Fine Day with Bengawan Solo Coffee

Sebagian hampers for BengSol "One Fine Day"

Setelah acara "One Fine Day with Bengawan Solo Coffee" usai, inilah beberapa kunjungan saya ke BSC lainnya. Sebagian dari 50 cabang BSC yang tersebar di Indonesia. Yuuk ah, mari majukan usaha lokal...mari dukung kopi Indonesia untuk go international. Setidaknya mari kita jadikan kopi Indonesia menjadi tuan rumah di negeri sendiri!

Bengawan Solo Coffee Pacific Place : Usai menghadiri MarkPlus Conference di Ritz Carlton Hotel tanggal 10 December 2015 saya menyempatkan diri turun ke lantai bawah untuk minum kopi di BSC Pacific Place. Outlet ini tidak besar, tetapi mudah di temukan karena dekat dengan eskalator dan traffic pengunjung Pacific Place yang masuk melalui jalur pejalan kaki. Saya bermaksud ngopi-ngopi sambil mengedit beberapa foto dan tulisan secara online. Sayangnya saat itu BSC PP wifi-nya tidak lancar. Saya melihat sekeliling meja dan kursi yang ada di BSC tampak penuh...hahaha, saya tahu diri-lah nggak berlama-lama nongkrong...hihihi, curiga kalau modem wifi-nya dimatikan deh supaya saya beranjak pergi.... 

Meja mungil di BSC Pasific Place. Unik dengan bertabur biji-bijian kopi dilapisi kaca


Crispy Brownies di BSC Pacific Place
Bengawan Solo Coffee Kelapa Gading Mall : Lokasinya di lantai 3 antara Food Temptation dan Gading XXI. Sederetan dengan beberapa F & B stores lainnya. Ada ruangan yang dibatasi kaca dengan ruang lainnya. Oke banget kalau kita mau ngombe kopi dengan ketenangan khusus sambil ber-wifi ria atau jika bermaksud meeting dengan suasana lebih privacy. Ketika saya kesana bersama kakak (Saya memesan Hazelnut Latte) wifi-nya lancar dan petugas-nya ramah.

Ruang dalam BSC Mall Kelapa Gading
Bengawan Solo Coffee La Piazza Kelapa Gading : Lokasinya di pintu masuk depan Taman Jogging, non-AC karena di ruangan terbuka. Anginnya lumayan kencang waktu saya ke sana sehingga tissue beterbangan dari meja saya...hehehe...tapi asyik-lah, serasa ngopi di pantai. Apalagi ada free wifi. Penasaran dengan “Java Ramen” akhirnya saya memesan makanan yang identik dengan masakan Jepang ini di BSC La Piazza Kelapa Gading. Ternyata ini adalah mie instan yang diberi ekstra bumbu serta di tambahi telor asin. Terpuaskanlah rasa keingin tahuan saya terhadap “Java Ramen” versi Bengawan Solo Coffee.

Java Ramen dan Original Poppucino pengisi sore...
Bengawan Solo Coffee Mall of Indonesia (MOI) : Minggu, 27 Desember 2015 tiba-tiba saya ingin ngombe kopi . 4 hari berturut-turut libur dan 3 hari sudah beraktifitas liburan bersama kerabat dan teman, maka sekarang saya ingin menikmati ‘me time’. Langsung saya menuju MOI di kawasan Kelapa Gading. BSC MOI berada di salah satu sudut di wahana bermain anak-anak. Siang menjelang sore saya kesana suasana sangat ramai di sekitar BSC, maklumlah liburan, namun saya bisa dengan asyik menikmati Hazelnut Latte sambil mengirim berbagai pesan dan foto melalui aplikasi chatting dan email ke My Lovely di luar negeri. Di BSC MOI wifi-nya luaaannncaaarr....
BSC Mall Of Indonesia (MOI) Kelapa Gading

WIFI dan Media Social
Dari tadi saya begitu perhatian dengan wifi masing-masing BSC yach? Hehehe, beginilah orang yang menjalankan LDR. Jadi merupakan hal penting jika memilih suatu tempat tongkrongan yang wifi-nya lancar. Kelihatannya mojok dan ngombe kopi sendirian, padahal sebenarnya lagi “pacaran” dengan pasangan yang berada ribuan kilometer. Dengan adanya wifi di sebuah tempat tongkrongan – menurut saya hal tersebut juga merupakan strategi marketing bagi industri hospitality. Yaa, asal konsumennya sadar diri deh, jangan hanya pesan 1 minuman tetapi nongkrong dari jam 10 pagi sampai jam 9 malam. Sesuai dengan perkembangan jaman pula maka BSC mulai merambah media sosial. Dalam media sosial BSC mem-branding dengan istilah Bengsol. Bengsol memiliki beberapa account di dunia media sosial, yakni di : Facebook (Bengawan Solo Coffee Indonesia) yang memiliki follower hampir 5000 orang, Twitter (@bengsol_id) dengan follower yang juga lebih dari 5000 dan Instagram (@bengawansolocoffeeindonesia) yang baru dikembangkan di bulan September 2015 memiliki follower 200-an orang.

PROGRAM PROMO Bengawan Solo Coffee
Untuk berkembangnya ke arah lebih baik, Bengawan Solo Coffee mengajak berbagai mitra untuk melebarkan jaringan dan merambah media sosial. Di dunia perbankan BSC bekerjasama dengan Bank DANAMON sejak 2012. Program unggulan bersama yang ditunggu adalah program COFFEE FOR FREE, yakni BSC dan Danamon memberikan kesempatan kepada pemilik kartu kredit dan debit Danamon untuk mengambil lucky card yang dapat memberikan diskon sampai 100% !!! Woooww...! Tahun 2015 program ini berlaku pada bulan Desember 2015.
Lantas masih ada promosi lainkan yang akan berlangsung??? Yes, mengingat program kerjasama dengan Danamon berkelanjutan sejak 2012 maka harapan kita sebagai “tukang ngombe kopi” tentunya berharap tahun 2016 program promo ini terus berlangsung. Selain itu program promo lainnya adalah bagi pemilik Bengawan Solo Coffee Card (Disingkat : BSCC) yang telah memiliki anggota lebih dari 1,500. BSCC holder (seperti saya) akan mendapatkan promo diskon sepanjang tahun sebesar 10% untuk reguler minuman, Buy 1 Get 1 setiap tanggal 18 (Merupakan tanggal lahir BSC) dan di tahun 2016 (Sampai April 2016) akan berlangsung promo : Ngombe Bareng (1-31 January 2016 mendapat diskon minuman 30% jika member membawa teman untuk kongkow setiap hari Senin-Selasa dengan minimal transaksi Rp 150,000) . Free Upsize (1-29 February 2016 yang berlaku hari Senen untuk beberapa minuman). Early Bird Tuesday (7 – 31 Maret 2016 , jadilah 10 konsumen tercepat di hari Selasa, maka setiap pembelian di BSC akan mendapatkan crispy brownies dengan gratis). Ladies Month (1 – 31 April 2016, dari namanya sudah dapat di terka bahwa promo ini diperuntukkan bagi wanita. Yes, konsumen wanita akan mendapatkan diskon 20% minuman setiap hari Rabu).

Menu Yang Tersedia di Bengawan Solo Coffee
Premium Coffee : Americano, Black Coffee, Coffee Tareek, Cappucino, Caffee Latte, Vanilla Latte, Hazelnut Latte, Caramel Macchiato, Caffe Mocha.
Non Coffee : Milk, Assorted Tea Line, Tea Tareek, Deluxe Chocolate, Blossom Tea.
Ice Blended : Original Poppucino, Cookies ‘n Cream, Java Avocado, The Ultimate, Brande Cookies, Kyoto Green Tea.
Camilan Ndoro : Pisang Goreng, Sate Pisang, Singkong Goreng, Risol, Pastel.
*** Minuman memiliki 3 Size, yakni : Alit, Sedeng, Ageng.

Berbagai ukuran minuman yang tersedia di BSC


Salam Ngombe Kopi,

Anna R Nawaning S - Openrice/Opensnap : balqis57 - Instagram/Twitter : @balqis57 - Email : balqis57@yahoo.co.nz