Wednesday, January 30, 2013

Ubud Bali : Warung Murni

Tampak Depan Warung Murni
Ubud. Yang tercetus diingatan saya jika mendengar kata Ubud adalah saat saya kecil saya diajak kesini oleh ayah saya, dan ibu saya yang memiliki "penglihatan lebih" mengalami peristiwa yang lain dari orang kebanyakan - oleh karenanya keluarga  meninggalkan saya yang masih bayi dirumah bersama saudara sepupu dan pengasuh pada wisata keluarga sebelumnya. Kesan kedua tentang Ubud, di tahun 2000an awal saya dan keponakan saya dikejar-kejar oleh monyet yang berada di tempat wisata Monkey Forest...hahaha...itu yang membuat keponakan saya (Sekar) trauma sampai sekarang. Padahal saat itu kami tidak membawa makanan atau hal lain yang menarik perhatian si monyet loh....
Saya tidak ingat berapa kali saya sudah berkunjung ke Ubud. Heee, saya khan pernah 2 tahun berdomisili di Kuta Bali, jadi beberapa kali menemani turis yang ingin berwisata ke Bali. Sayangnya dulu belum ada Foursquare yang baru saya sadari sangat membantu dalam pembuatan "travelogue". Kini, era isue kiamat terjadi 21 December 2012, yang terlintas di pikiran saya mendengar Ubud adalah : Buku dan Film Eat, Pray, Love dan Ubud Writer Festival dan Bali Yoga. 
Makin berkembang...seberkembang wisatawan-nya. Ubud yang dahulu tenang dan damai jika saya berkunjung kesini, pada tanggal 29 December 2012 sangat ramai. Jalanan yang tak lebar begitu padat sehingga macet begitu terasakan. Setelah dari Ubud Art Market dan Puri Ubud kami berniat makan siang. Kakak saya mengincar Murni's Warung yang pernah beliau kunjungi sebelumnya. Saya yang belum pernah berkunjung ke Murni's Warung mulai kasak kusuk penasaran. Apa sih kelebihan dari warung ini? Namanya warung? Kira-kira hiegenis gak tuh? Hihihi....
Terjawablah pertanyaan saya begitu mobil APV hitam yang dikendarai oleh Pak Agus (Driver yang asli Bali) terparkir di halaman resto bertuliskan "Warung Murni". Buat yang suka jalan-jalan, khususnya berwisata kuliner jangan sampai terjebak dengan kata "warung" bernama lokal deh! Saya yang "anti" di ajak ke warung di Jakarta akhirnya jatuh cinta dengan tempat makan yang eksotis ini :)
Nggak perlu menuliskan banyak kata, karena sengaja saya mengambil beberapa bagian warung ini dalam gambar. Selamat menikmati :)

Suasana Warung-nya Asyik Banget....



Souvenir Shop Menyambut Saat Memasuki Pintu Masuk



Naaah, ini makanan yang kami pesan. Warning nih untuk Muslim/Muslimah : Katakan bahwa bahan makanan yang halal dan peralatannya juga minta dipisah dari yang non-halal.Biasanya orang Bali toleransi dan pengertiannya tinggi mengenai ini, bahkan seringkali saya yang diingatkan oleh mereka dikarenakan kerudung yang saya gunakan...hehehe,tuh khan salah satu manfaat pakai kerudung ;)

Nasi Campur adalah unggulan masakan Bali, plus Sate Lilit tentunya :)
 Web Murni's Group : http://www.murnis.com/

Monday, December 3, 2012

Culinary Race and Smart Dining Class Women's Health Indonesia

Women's Health Indonesia adalah metamorfosis dari Majalah Fit, salah satu media dari Femina Group mengadakan event 'It's Good To Be You : Smart Dining Class' di 3 restaurant Ismaya Group. Acara ini merupakan rangkaian dari Jakarta Culinary Festival 2012 yang saat Grand Opening-nya saya juga mendapatkan undangannya sebagai Food Blogger.
Sebelum keberangkatan ke Singapore untuk longweekend Idul Adha saya menyempatkan diri untuk mengirimkan jawaban yang akan dipilih oleh Women's Health Indonesia. Optimis sih untuk mendapatkan invitation mengikuti event ini, tetapi saya justru tidak mengira bahwa ternyata yang terpilih hanya 5 orang! Saya pikir setidaknya 20 orang yang terpilih untuk mengikuti event ini. Senang pastinya, apalagi kami diajak langsung ke 3 restaurant. Asyiknya lagi nih, Jeng Dina - teman seperjuangan dalam dunia kepenulisan juga terpilih diantara 5 orang.Saya en Jeng Dina khan dalam beberapa bulan terakhir ini seringkali menjadi "Culinary Hunter" bersama.

Healthy Dining is Smart Dining
Kalimat tersebut saya pikir cocok untuk diri saya dan semua orang yang ingin tetap sehat. Baru saja sampai di Social House, restaurant pertama tempat berkumpulnya peserta dan crew Women's Health Indonesia kami disambut oleh MS.Angela H.Wahyuningsih, kami memanggilnya dengan Mbak Atie. Beliau adalah Redaktur Pelaksana Women's Health Indonesia. Saya membuka pembicaraan dengan seorang cewek langsing dan ramah di hadapan saya, ternyata beliau adalah Mrs.Emilia Achmadi , Nutrisionist Konsultan Ahli WHI. Tubuhnya terlihat ideal deh, padahal ternyata beliau merupakan ibu dari 2 anak. Beuuuh, saya aja yang belum pernah melahirkan "kalah bentuk" deh. Tapi tenaaaaang...toh saya lebih sehat dibandingkan banyak wanita yang berusia dibawah saya...hehehe, apalagi kalau mendengar pelajaran-pelajaran yang diberikan oleh Ibu Emilia mengenai Smart Dining. 
Untuk menuju hidup sehat memang harus dilakukan usahanya sebelum sakit - bukan sebelum usia matang ya...hahaha. Benar loh, saya sempat mendengar cerita dari Mrs.Pangesti "Chichi" Bernadus, beliau adalah Pemimpin Redaksi dan Pemimpin Komunitas WHI yang menceritakan bahwa beliau banyak mengenal wanita obesitas justru di kalangan wanita yang lahir di era tahun 80-an.Yang menjadi salah satu pengaruh adalah makanan yang sangat happening di era tersebut adalah cemilan yang tidak sehat!
Dari awal mendaftar event ini saya yakin bahwa event ini bukan sekedar mencicipi makanan dan mengapresiasikan dalam bentuk cita rasa, tetapi kali ini saya harus mengapresiasikannya juga dari sudut kesehatan. Untuk memperoleh kesehatan yang baik kita nggak perlu diet ketat kok! Justru kita harus melakukan keseimbangan dalam menikmati aneka hidangan yang tersedia, karena semua kandungan yang terdapat dalam berbagai bahan makanan memiliki fungsi yang berbeda. Nah, dalam event ini Mrs.Emilia memberi pengertian dan menjadi konsultan kami agar smart dalam menyantap hidangan yang tersaji di 3 restaurant malam itu.

Restaurant 1 : SOCIAL HOUSE

Social House suasananya menyambut Hallowen...en boneka Hallowen-nya yg kiri ya, bukan yg kanan ;-p
Resto yang satu ini seringkali saya dengar sebagai acuan bagi penggemar kuliner yang senang bergaul di kalangan sosialita. Pihak WHI telah memilah-milah menu sehat yang akan kami nikmati. Saya yang duduk berhadapan dengan Ibu Emilia menyimak baik-baik apa yang beliau paparkan. Berasa jadi orang tajir melintir euy karena menikmati makanan sambil "diingatkan" dan didampingi konsultan nutrisi-nya...hehehe.

Restaurant 2 : PASTA DEWARAKU
Menurut Mrs. Emilia makanan jenis pasta bukan merupakan makanan yang biasa dikonsumsi saat makan malam. Tetapi...maklum aja deh sama kondisi kuliner Indonesia yang makanan untuk dessert aja dihidangkan justru saat kita baru masuk resto tersebut.Pokoknya yang penting bisa makan! hehehe....



6 Jenis makanan dihidangkan kepada kami. Ayo pilih yang sesuai dengan kondisi kesehatan tubuh. Be Smart! Menu tersebut adalah :
  • Salmon Calppacho
  • Tomato & Onion Salad Pasta
  • Spaghetti Wafu At Aglio Olio
  • Spaghetti Wafu Lotus Beef
  • Spaghetti Wafu Tomato Meatball
  • Spaghetti Wafu Prawn en Avocado Basil

Restaurant 3 : SUSHIGROVE

Party Sahimi

Makanan khas Jepang. Udah ketahuan khan dari namanya. Ntar deh saya lanjut ceritanya.....

Tuesday, September 25, 2012

Aneka Cake en Chocolate di Harvest Kelapa Gading


Keponakan saya merayakan ulang tahunnya di rumah keluarga besar kami di Pulomas. Biarpun udah menyajikan beberapa coklat dari Singapore dan Belanda (kebetulan sehari sebelumnya kakak saya datang dari Belanda) ,prasmanan catering plus gubug Dimsum, Bakso, Es Doger berikut Nasi Tumpeng Lengkap-nya keponakan saya tetap menginginkan ada Ice Cream Cake.
Acara berlangsung saat makan siang. So dengan gaya kilat pukul 10-an pagi saya, bersama 2 keponakan dan sopirnya segera melesat ke The Harvest yang terdekat dari Pulomas. Yup, mungkin jarak The Harvest yang di dekat gerbang utama Jln.Perintis Kemerdekaan berjarak kurang dari 2 kilometer dari rumah saya.



 Kondisi The Harvest Kelapa Gading lumayan ramai ketika kami tiba di lokasi. Untungnya sih kami dengan mudah mendapatkan parkir. Pas di depan The Harvest.Beragam kegiatan pengunjung disana, diantaranya : Menikmati cake di meja/kursi yang terletak nyaris di tengah ruangan, mengamati beragam cake di etalase pendingin, memilih snack yang terletak di sebelah kanan pintu masuk, order beragam jenis cake dan coklat serta antri membayar plus menunggu pesanan datang. Sedangkan kami bertiga menuju ke lemari pendingin di sebelah kiri pintu masuk sambil curi-curi pandang ke arah aneka bingkisan cake/cokies/coklat,dll.Store terlihat padat.
Nuansa warna coklat pekat seakan memberi keteduhan begitu pengunjung memasuki The Harvest, apalagi seakan disambut oleh berbagai cemilan yang digemari pecinta coklat dan cake
smile Tapi untuk ukuran sebuah store Harvest di Kelapa Gading, ruangan ini terasa sempit. Hanya bisa diisi 2 meja. Kalau mau menikmati aneka cake dengan makan langsung disana gimana dong?




   Aneka Coklat
Yang pasti beraneka ragam cake dan coklat tersedia disini.
Beberapa cake yang ditawarkan di sini adalah : Red Velvet, Blueberry Cheese Cake,
Vanila Fruit,Cookies & Cream, Oreo Cheese Cake, Triple Chocolate, Strawberry Cheese Cake, Chocolate Tiramisu, Chocolate Truffle, Rainbow Cheese Cake, Opera, Pistachio Dacquois, Tiramisu, Mix Fruit Cheese Cake, Black Forest,Lapis Legit Prune, Lapis Surabaya, Lapis Legit Plain, Cardinal, Chocolate Devil, Chocolate Caramel, Chocolate Emotion, Chocolate Decadence, Chocolate Cheese Cake.



Wuuuiii...saya nggak hafal semua nama kok, cuma disini memang tersedia brosur gambar-gambar cake tersebut...hehehe...
Setelah mempertimbangkan beberapa pilihan dari Ice Cream Cake, akhirnya kami memilih Ice Cream Cake Oreo Ice Cream, seharga RP 280.000 nett. 


   Ice Cream Cake Oreo
Kisaran harga cake adalah : Rp 35.000 ,- (Cup Cake) - Rp 1.620.000 ,- (3D Character Cake 60x40). Kalau harga cake yang potongan masih ada kok yang Rp 20 ribu-an, sedangkan coklat yang ukuran kecil masih bisa ditemukan juga yang harganya dibawah Rp 10.000,0
Selain cake juga beraneka coklat mungil, candy,dan aneka kue. Termasuk ice cream.

PELAYANAN
Kami melihat gelas-gelas dan tempat minuman. Keponakan saya ingin membeli minuman, tetapi kami lihat nggak ada petugas yang berjaga di dekat pembuatan minuman. Setelah saya menanyakan ternyata dijawab bahwa petugas yang membuat minuman belum datang. Loh??? Gimana sih? Kok bisa gitu? Berarti yg beli makanan dan makan ditempat nggak bisa pesan minuman dong?? Aaiiih...
Dari membayar dan dihantarnya pesanan juga agak perlu waktu panjang nih. Atau karena pengunjung banyak dan petugas terbatas. Jadi besok-besok kalau mau dilayani cepat lebih baik pesan lewat telepon dulu deh. Siapa tahu lebih cepat dilayani smile

Monday, September 17, 2012

Tesate : Minimalis Berbumbu Traditional

Diajak Mbak Wien yang ingin berbuka puasa Syawal-nya pada tanggal 30 Agustus 2012, kami berenam (Saya, Mbak Wien,Arum,Kany,Gege en Dian) dinner Maghrib di Tesate Menteng. Mbak Wien dan Gege berangkat dari kantor mereka dengan menggunakan APV (Mbak Wien meninggalkan Honda Jazz di kantornya...hehe...Sering gini nih kejadian di keluarga besar kami.Apalagi Mbak Lien yang kalau ditengah jalan macet, mobil langsung diparkir di suatu tempat dan beliau lanjut dengan kendaraan umum. Seringkali juga pergi dengan mengendarai mobil, pulangnya ikutan mobil kantor...Untung deh security-nya sudah kenal baik :D). Sore itu saya, Dian, Arum dan Kany justru berangkat naik taksi, titik point di Gramedia Matraman. Kebayang gak kalau kami juga bawa mobil juga? Hahaha...bingung mau ninggalnya dimana tuh mobil...:p

SUASANA
Ketika kami tiba di Tesate langit masih terang. Lokasi Tesate di hoek persimpangan Jl.Sam Ratulangi - Jl.HOS Cokroaminoto dan Jl.Gereja Theresia sangat mudah terlihat. Tepat juga di depan SPBU. Ruangan resto-nya boleh dikatakan semi outdoor karena pengunjung dapat dilihat dengan mudah dari jalanan. Pintu dan jendela kaca yang besar terbuka semua , ventilasi udara-nya sangat baik, dan untungnya sih walaupun daerah tersebut banyak dilalui kendaraan bermotor namun nggak berdebu atau berisik. Tenang dan sejuk di tengah kota. Atau karena kami datang di sore hari ya? hehe...

Begitu menapaki di jalan masuk Kany berkomentar,"Kayak di Bali deh...". Yup, di kanan kiri jalan setapak terdapat taburan bunga mawar merah dan putih berikut lilin kecil yang berpijar. Memasuki ruangan yang terbuka lebar yang terasa adalah suasana bersih. Awalnya interior terkesan seperti cafe modern minimalis, tetapi begitu diperhatikan akan terlihat jelas traditional dominan Jawa. Pertama lihat saja ke kap lampu-nya yang ternyata bertuliskan huruf Sansekerta.Hihihi, Ibu saya tuh yang masih bisa baca huruf seperti itu :D Di salah 1 sisi ruangan juga terdapat perangkat mini gamelan (Hiiii...pengen punya juga deh saya di rumah!)

Di lantai bawah juga tersedia meja dan kursi yang dapat digunakan untuk meeting atau private room

MAKANAN
Karena nama resto-nya Tesate, maka kami memilih menu utama SATE dong...:) Walaupun banyak menu pilihan lainnya terutama khas Jawa yang tertulis dalam menu tersebut.
Untuk tasty snack kakak saya memesan Klapper Taart sebagai tajilan berbuka puasa. Kali ini saya sedang ingin makan Nasi Merah bersama si sate, bukan dengan lontong seperti biasanya.


Pesanan Gege : Coklat Panas

Saat itu saya memilih menu SATE BLORA ,special request saya memesan tanpa kulit ayam. Jadi sate tersebut terdiri dari daging ayam dan telor ayam muda.


Gege memilih SATE PONOROGO.


Sedangkan Arum dan ibu-nya memilih SATE MADURA.


Keren banget ya Indonesia...itu baru dari sebagian kecil Jawa saja kami dalam 1 meja bisa menyantap 3 sate dengan kekhas-an daerah masing-masing. Padahal masih buaaanyaak sate khas daerah di Indonesia lainnya.
Oh ya, Arum juga memesan SATE BEBEK yang ada semacam sayur nangka tapi bukan gudeg.


PELAYANAN
Kalau soal pelayanan oke banget kok. Jarak antara meja dengan tempat petugasnya standby sangat dekat sehingga jika kita memerlukan sesuatu nggak pakai teriak-teriak... :D

Monday, August 20, 2012

Heaven at Atlet Century Park Hotel

Sejak awal Ramadhan 1433 H saya sudah banyak mendapat undangan buka puasa bersama, bahkan dalam sehari bisa di beberapa tempat. Padahal saya sedang ingin menikmati me time sambil berbuka puasa,saya pikir terasa lebih khusyuk menjalani ibadah tersebut. Buka puasa di mall?? Jelas nggak banget . Di rumah?? Biasa banget. Hotel?? Tepat! Ini pilihan yang asyik banget, apalagi pas yukmakan.com dan Hotel Atlet Century Park mengadakan 'Ramadhan Food Review Competition'.

Kesempatan berbuka puasa di Hotel Atlet Century Park baru bisa pada 2 hari terakhir puasa, kebetulan saya ada keperluan di fX tetangga hotel ini. Voucher dari yukmakan.com telah saya persiapkan. Lumayan loh, dengan voucher tersebut kita bisa mendapatkan discount 15 % di Senayan Cafe dan 25 % di Sweet Corner & Terace Cafe. Ketika berangkat niatnya mau sekedar ngemil dan ngopi di Sweet Corner & Terace Cafe-nya aja sih, karena biasanya saat kita berbuka puasa (Maghrib) kita lebih terasa cepat kenyangnya. Beneran nih cuma ngemil dan ngopi???! 

Ramadham Kareem

Meja Ta'jil Prasmanan
 
Menyambut Ramadhan Hotel Century Park mengadakan "Ramadhan Kareem", salah satu programnya adalah : Ramadhan F & B Promotion di Senayan Cafe dan Sweet Corner Coffee and Pastry. Kalau pengunjung mau menikmati Ta'jil disediakan secara prasmanan dengan harga Rp 85.000 ,- ++ (including coffee or tea).
Yang mau sahur bisa menikmati buffert @ Rp 120.000 ++/ orang dan Dinner (Buka puasa)  Buffet @ Rp 180.000 ++/orang di Senayan Cafe.
Seru-nya nih, ternyata setiap pembayaran minimal Rp 500.000 ++ pengunjung akan memiliki kesempatan untuk memenangkan tiket Umrah!!! Waaah, seeruuuu...sayangnya saya baru ngertinya saat akhir Ramadhan. Mudah-mudahan Ramadhan tahun depan F & B Hotel Atlet Century Park mengadakan games atau hadiah langsung yang menarik lagi. Keren banget ya, berbuka puasa di hotel bisa dapat kesempatan tiket ibadah menuju surga :)
Di depan Senayan Cafe dan Sweet Corner Coffee & Pastry terdapat bedug yang besar. Saya pikir sekedar pajangan...eh ternyata saat waktu menunjukkan pukul 17.57 bedug tersebut dipukul oleh petugas hotel, tanda Maghrib alias waktu berbuka puasa telah tiba :)


Sweet Corner Coffee & Pastry

Memasuki lobby hotel telah terlihat dan terdengar live music Gambus. Tepat dugaan saya bahwa live music tersebut berasal dari Terace Cafe. Dari pintu utama saya langsung menuju sisi kiri lobby, dan duduk di salah satu seat Sweet Corn Coffee & Pastry. Yang dimaksud Terace Cafe ternyata adalah bagian dari Sweet Corner Coffee and Pastry yang berada di luar ruangan dan diperuntukkan sebagai smoking area. Bedug Maghrib masih sekitar setengah jam lagi, waiter yang ada di sana menjelaskan aneka makanan yang ada di menu. Hihihi, niat sekedar ngemil dan ngopi-nya nggak kesampai'an! Ketika saya membuka menu list Senayan Cafe terbaca jelas list Food and Beverage yang menggoda mata dan lidah tentu-nya :D Loh kok menu Senayan Cafe?
Yup, list menu Senayan Cafe yang saya buka karena pengunjung boleh memesan menu utama jika ingin makan dari menu utama tanpa harus ke Senayan Cafe. Makanannya tentu saja diantarkan ke tempat kita duduk di Sweet Corner Coffee & Pastry. Hal ini tentu-nya mempermudah saya untuk mengetahui aneka minuman dan cemilan yang ada disini, karena untuk memesan aneka cemilan di Sweet Corner Coffee and Pastry kita bisa langsung melihat di etalase kaca dan menunjuk cemilan yang kita inginkan.


Okay, yuk kita review cemilan yang saya lihat di Sweet Corner Coffee & Pastry!
Sore itu terdapat :
  • Martabak Mini                                        @ Rp 24.000 nett
  • Chiken Boxing                                         @ Rp 24.000 nett
  • Abon Bread                                              @ Rp 24.000 nett
  • Black Forest                                            @ Rp 30.000 nett
  • Mocha Cake                                            @ Rp 30.000 nett
  • Red Velvet                                                @ Rp 30.000 nett
  • Fruit Tarlet Small                                    @ Rp 20.000 nett
  • Pudding Caramel Bakar                          @ Rp 27.000 nett
  • Mix Salad                                                 @ Rp 25.000 nett
Harga tersebut perpotong ya (Kecuali Martabak Mini dan Chiken Boxing yang 2 potong), so jangan ngebayangin dengan uang Rp 30.000 kamu bisa mendapatkan Black Forest dengan diameter 20 sentimeter...hehehe.
Selain itu, sehubungan dengan Ramadhan cafe ini juga menyediakan Sweet Arabica Dates alias Kurma dari berbagai jenis dan harga.

Itu beberapa cemilan yang tersedia. Sedangkan minumannya? Minuman spesial Ramadhan yang ditawarkan adalah :
  • Power Smoothies (Blended of fresh milk, youghurt, banana and strawberry fruit,mixed with honey)
  • Herbal Coffee (Espresso coffee mixed with ginger water,chai syrup and froth milk)
  • Jelly Coffee (Blended of espresso coffee and ice cream with fresh milk mixed with caramel syrup with jelly)
  • Dates Smooties (Blended of kurma fruit with fresh milk and simple syrup)
Untuk Coffee-nya yang juga tertera di list menu Senayan Cafe :
Fresh Coffee,Espresso single/double,Cappucino,Coffee Latte,Coffee Viena,Flat White,Caramel Macchiato,Macchiato Double/Single,Picollo Latte,Ginger Latte,Herbal Coffee,Hot Coffee Flavour,Mocha Latte,Freshly Brewed Pot of Coffee .
Harga berkisar antara Rp 28.100 ++ sampai Rp 36.450++

SENAYAN CAFE


Kalau Senayan Cafe menyediakan aneka menu utama, dari menu untuk anak-anak sampai menu orang dewasa. Menu tersaji dengan kaya variasi dari makanan Starter sampai Dessert. Bisa makan dengan gaya makan Buffet dan juga bisa a la carte. Makanan yang tersedia memiliki keberagaman menu traditional Indonesia dengan  cita rasa international.
Buku menu-nya juga keren loh, khas Indonesia - corak batik dilengkapi banyak foto menu yang tersedia. Bagus , nggak menjebak pengunjung yang makan disini :)


Yang menjadi menu spesial Hotel Atlet Century Park adalah : Signature Century Duck, Ayam Bakar Kampung, Habib's Lamb Curry, Oxtail Soup, Fried Gurame, Sate Gelora, Soto Ayam, Signature Century Bubur Glewoh (Menurut petugas yang melayani saya ini bubur semacam bubur Cirebon berbumbu hijau).

Tetapi nggak hanya makanan traditional Indonesia saja kok, disini juga tersedia menu Western Steak.
US Tenderloin, US Striploin, US Rip Eye, NZ Lamb Chop, Norwegian Salmon, Chicken, White Fish Snapper, Mixed Grilled (beef,chicken,lamb,prawn jumbo),
Harga  berkisar antara RP 61.984++ sampai Rp  231.405++

Menu Rice & Noodles menyediakan : Nasi Goreng Buntut, Nasi Goreng Komplit, Sea Food Fried Rice, Nasi Goreng, Mie Rebus, Mie Goreng, Mie Pangsit, Kwetiaw.


BUKA PUASA 

Asyik banget khan pilihannya, beragam dan mengundang selera.Saya sampai bingung mau makan apa? Berasa di surga aja nih bebas memilih berbagai makanan dan minuman yang lezat. Awalnya saya ingin memasan Signature Century Bubur Glewoh, tetapi akhirnya malah memesan Mie Rebus! Loh, makan di hotel pesannya cuma Mie Rebus???!!

Mie Rebus @ Rp 59.505++ Senayan Cafe


Eiiit jangan salah...ketika Mie Rebus pesanan saya datang, saya sempat tercengang melihat porsinya yang besar. Udah gitu nih, saat saya sedang menikmati Mie Rebus tersebut tiba-tiba seorang pengunjung menghampiri saya,"Baru buka puasa ya.Dik ?" Saya mengiyakan sambil tersenyum. Tiba-tiba beliau bertanya," Wah apa tuh makanannya?? Kok sepertinya enak sekali ya? Namanya apa? Saya ingin juga deh pesan makanan yang seperti adik makan...". Ahaaa...bayangin deh, gimana sih ekspresi saya ketika menikmati Mie Rebus tersebut hingga orang yang tidak berpuasa saja sampai "naksir" makanan yang saya pesan. Ibu tersebut adalah tamu yang menginap di kamar hotel, en kebetulan rumahnya di Sunter lokasinya tidak terlalu jauh dari rumah saya di Pulo Mas.
Mie Rebus Senayan Cafe selain besar bumbunya juga pas. Nggak pedas, nggak berlemak dan nggak hambar. Pas banget deh, cocok untuk semua selera. Porsinya memang besar,dihidangkan bersama 1 piring kecil emping, acar dan sambal.
Saya sempat menanyakan ukuran menu ke waiter di sana. Ternyata menu di Senayan Cafe ukuran porsinya memang besar semua! Saya pikir harganya sangat reasonable deh dengan ukuran porsi yang seperti itu.
Sebenarnya saya sudah merasa kenyang dengan makan Mie Rebus tersebut, tetapi masaq iya sih saya nggak mencicipi camilan dari Sweet Corner Coffee and Pastry (Ingat loh, padahal saya awalnya justru hanya ingin ngopi dan ngemil khan?). Saat itu juga saya langsung memesan 1 Pudding Bakar Caramel.

Pudding Bakar Caramel @ Rp 22.314++  Sweet Corner Coffee & Pastry


Pudding Caramel Bakar ini diberi topping irisan buah Kiwi, Strawberry, Cream dan Coklat.Begitu saya menyuapnya ke mulut....huuuuuwww....Heeeaaaaavvveeeeen! Benar-benar merasakan surga di mulut deh :D Manis-nya sangat menetralisir rasa gurih Mie Rebus yang baru saja saya nikmati juga. Sempurna! Benar deh, kalau saya kebetulan berada di sekitar Hotel Atlet Century Park saya akan usahakan menyempatkan diri mampir kembali ke Sweet Corner Coffee & Pastry. Apalagi harga kopi yang ditawarkan termasuk terjangkau dibandingkan tempat ngopi yang ada di mall, apalagi fasilitas dan pelayanan di sini adalah kelas hotel berbintang.
Oh ya, untuk minuman - seperti biasa saya nggak terlalu macam-macam, hanya memesan Ice Lemon Tea seharga Rp28.099 ++ walaupun sebenarnya minuman yang ditawarkan oleh hotel ini sedemikian menggiurkan. Lain waktu deh ya saya pesan minuman-minuman itu....
Dengan tingkat kepuasan yang tinggi saya membayar ke kasir yang berada di Senayan Cafe. Setelah saya lihat dekorasi Betawi di tempat makan ini saya merasa pernah makan disini....O lalala...ternyata beberapa tahun lalu saya pernah makan malam prasmanan di Senayan Cafe. Ketika itu saya sedang diajak menginap oleh kakak saya. Itu-lah salah satu fungsi review atau memiliki blog, dapat mengingat apa masa lalu yang indah. Hhmmm,,,jadi ingin menginap kembali di Hotel Atlet Century Park deh, tentunya sambil menikmati kuliner-nya di 2 tempat ini...masih banyak yang ingin saya cicipi euy!