- Rumah Makan-nya berderet, nggak hanya satu tempat. Jadi kita bebas memilih diantaranya. Suka ada “calo” yang nongkrong dan menawarkan kita.
- Untuk menuju area makan-nya kita menyeberang naik rakit, dan menarik rakit sendiri. Hihihi,,,,lagi laper-lapernya disuruh narik tambang rakit. Serasa gak seeeh???! Tapi fun kok!
- Menyediakan makanan air! Maksudnya???? Ditulis sama pemilik tempat makan-nya mereka menyediakan ‘SEAFood’, tetapi waktu daku baca list menu-nya hanya ada ikan Nila, Gurame dan satu lagi aku lupa tetapi yang jelas ikan-ikan tersebut tidak hidup di ‘SEA’. Ikan air tawar, so namanya ‘WATERFood’ kali yaaa??? Lah udang en kepiting aja mereka gak ada, sekalipun udang tambak air tawar atau lobster air tawar. So gimana mereka bisa menyatakan bahwa makanan yang mereka tawarkan adalah SEAFOOD??? Hahaha...mereka pikir semua ikan hidup di laut kaliiii....[Tapi bisa di-check di tempat makan sebelah2nya deh, siapa tahu aja mereka memang menyediakan SEAFOOD]
- Kita makan barengan dengan ikan – ikan tersebut, so bisa nebar makanan ke dalam empang dibawah kita yang langsung diserbu oleh ikan-ikan lainnya. Waaah ikan makan ikan....seru!
"Ya Allah ya Tuhan kami,turunkanlah kiranya kepada kami hidangan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami dan bagi orang-orang sesudah kami,dan (turunkanlah) tanda kekuasaan-Mu,beri rezekilah kami,karena Engkau-lah sebaik-baik Pemberi rezeki" (QS.Al Maidah 5 : 114)
Monday, October 27, 2008
RM Apung Rawa Jombor Klaten , Jateng
Masak : Steak Noodle

Malam minggu kemarin daku belanja udang di Carefour Cempaka Mas. Udah terbayang buat masak Tom Yam Goong, Steak Udang, Udang Tempura dan Udang Mayonaisse. Makanya beberapa jenis udang daku beli.
Eh tadi waktu mau mempersiapkan bahan-bahan untuk masak....hhuuuaaaa, ternyata banyak bahan yang nggak ada! Mau dibikin Tom Yam kurang asem, jamur, daun jeruk. Mau dibikin steak kurang tepung. Tempura? Tepung tempura-nya gak ada, adanya bumbu friend chicken. Mayonaisse juga gak ada mayonaisse-nya. Hahaha...kesimpulannya sih emang gak ada apa-apa. Dibikin nasi goreng? Cabe-nya aja udah pada keriting semua...hahaha....
Duuuh, untungnya daku gak sempat frustasi dengan mengiris jari. Barangkali kalau di depanku melintas cowok seperti Nabi Yusuf AS dan siap membantu memasak maka daku bersedia dengan sangat untuk mengorbankan jemariku nan lentik ini (deeeuuuu gak segitunya deh ;-p).
Do you know akhirnya aku masak apa?! ....STEAK NOODLE!!! Gileee ajeee, niat ati mau masak udang2an, eh kok jadinya masak STEAK NOODLE. Yah apa boleh buat jika Mr.Prawn (eh Prawn tuh cewek, jadi Miss Prawn alias masih perawan! ;-p) harus menjadi ‘cameo’ di masakan-ku kali ini.
STEAK NOODLE dengan variasi udang! Waktu udang-nya aku rebus dicampur noodle, eh kok udang-nya jadi mengecil. Jelas ajah, secara daku masukin udang jerbung kupas yang emang kecil, bukan Udang Galah atau Lobster....and bukan juga Kalajengking! Tapi mengecil-nya udang ini justru bikin STEAK NOODLE yang daku racik jadi renyah. Final touch pada masakan ini daku serahkan kepada PRT....deeeuuuu masak kok ada istilah ‘final touch’ segala?!
Resep STEAK NOODLE-nya daku rahasia-kan terlebih dahulu karena mau daku kirimkan ke media ;-D Kalau udah dimuat di media barulah daku sharing ke lainnya. Maaf yaaaa.....
Wednesday, October 22, 2008
Korean : Masak di Gang Gang Sullai La Piazza

- Waiters/Waitress menanyakan minuman yang dipesan.
- Dihidangkan salad di tempat yang imut. Salat terdiri dari (antara lain) : wortel, selada, kol yang dipotong tipis-tipis dan diberi maiyones oranye (hhhmmm...seperti Thousand Island gituh, tapi yang satu-nya lagi! Mayo emang khusus untuk salad.)
- Miso Soup yang tofu-nya cuma secuplik ;-D (Emang gitu “gaya” Miso Soup, banyakan airnya.)
- Daging-daging mentah yang telah dilumuri bumbu disuguhkan, yakni : beef, chicken, calamary ditambah bihun (yang ini bisa langsung dilahap tanpa kami repot memasaknya terlebih dahulu).
- Sreeeng....Sreeeng...Pletak!...Sreeeng......[Mulai deh kita masak! Oh iya sebelumnya minta nyala’in dulu kompor-nya.]
- Makaaaan deeeh sampai habis. Aku paling banyak masak dan makan Chicken-nya, karena ibu yang masak-nya satu kompor sama aku nggak suka Chicken, sukanya cumi. Makan ‘diselingi’ minum Ocha, teh khas Jepang yang dingin.
- Setelah makanan habis. Kami dihidangkan es krim.....
Tuesday, October 14, 2008
Breakfast @ Flamboyan Cafe, Grand Candi Hotel Semarang (*5)
Mendapat kesempatan breakfast di Grand Candi Hotel Semarang selama 2 hari pada perjalanan Syawal. 5 – 6 October 2008 sebagai guest di Deluxe Room dengan tarif peak season. Tentu saja Anna langsung melahap semua makanan yang tersedia.
Jenis makanannya standard American Breakfast (buffet). Ternyata Nasi Goreng Ayam yang disajikan pagi itu terasa pas dilidah. Sekilas kesannya pedas, tapi Anna pikir kecil kemungkinan makanan pedas tersaji di hotel berbintang. Bisa teriak - teriak,”Fire...Fire...Fire....!” para tamu mancanegaranya.
Jika John Robert Power mengetahui cara breakfast-ku pagi ini pastilah dia akan menahan tangis. Bubur ayam – Nasi Goreng – Mie Goreng – Wedges Patatos, Ayam Goreng -Tahu Tumis – Telor Rebus – Scramble Egg - Pancake Wafle Coklat plus Kacang Keju – Ikan balur Tepung...semua Anna lahap dalam sekejap diiringi fresh milk and orange juice. Bye Bye table manner. *Sambil nyanyi,”Setelah sebulan lamanya kita berpuasa.....lalalalala...”
Hari kedua breakfast menu tidak terlalu banyak berubah, tetapi Ayam Goreng kali ini dilumuri sambal merah dan Wedges Patato modelnya seperti nugget. Kali ini Anna menambah cake sebagai makanan penutup , cake coklat yang rasanya mantap banget seperti tiramisu (sepertinya yang bikin mantap karena dikasih rum deh...hihihi...halal ah! Yakin aja!* Kali ini ogah ambil scramble egg lantaran jejeran sama bacon yang jelas haram hukumnya!). Hari ini dalam list yang tercantum di meja buffet terdapat tulisan ‘Dim Sum’. Anna sudah pasang ancang – ancang siap menyerbu, tetapi ternyata hanya ada bakpau aja.
Secara keseluruhan makanan yang tersaji sudah baik, walaupun menu-nya masih lebih ramai dibandingkan hotel berbintang 4 yang berada di Semarang juga.
Eva Coffee House - Jawa Tengah
Ini loh tempat tongkrongan para leluhurku! Yang pasti sejak puluhan tahun yang lalu kami selalu mampir ke Eva Coffe House yang terletak diantara Magelang – Semarang, tepatnya di Ambarawa, dekat rumah Om-nya Papie-ku (ribet gak tuh silsilahnya? ;-p)